Selasa, 21 April 2026

Propam Periksa Oknum Polisi yang Tonjok Mahasiswa Saat Demo 11 April 2022

Propam Polres Engrekang, Sulawesi Selatan melakukan pemerksaan terhadap oknum polisi yang menonjok mahasiswa saat demo 11 April 2022.

Editor: Hendrik Budiman
istimewa
Detik-detik oknum Polisi di Enrekang tonjok seorang mahasiswa saat demo 11 April 2022, Senin (11/4/2022) 

TRIBUNBENGKULU.COM - Propam Polres Engrekang, Sulawesi Selatan melakukan pemerksaan terhadap
oknum polisi yang menonjok mahasiswa saat demo 11 April 2022.

Aksi yang dilakukan oknum polisi itu viral di media sosial.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mahasiswa Unib Jatuh dari Mobil saat Orasi Demo 11 April, Langsung Pingsan

Saat ini oknum polisi berpangkat bintara tersebut menjalani proses disiplin akibat perbuatannya tersebut.

"Kami sedang mendalami dan melakukan proses disiplin oleh Propam Polres Enrekang," ujar Kasi Humas Polres Enrekang, Iptu Agung Yulianto dikutip dari Tribunnews.com Selasa (12/4/2022) sore.

Baca juga: Fakta-Fakta Demontrasi Mahasiswa di Bengkulu, Mahasiswi Pingsan hingga Anak STM ikut Demo

Dilain sisi, mahasiswa pendemo menuntut agar oknum polisi itu dipecat.

Mahasiswa juga meminta Kapolda Sulsel untuk memeriksa Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy Suryawan.

"Kapolda Sulsel harus periksa Kapolres Enrekang dan satuannya," ungkap wakil jendral lapangan unjuk rasa, Muhammad Izwan.

Menurut Izwan, awalnya massa menggelar demo dengan aman namun terjadi sedikit kesalahpahaman antara massa dengan pihak keamanan.

Akibatnya aksi saling dorong tak terkendali.

Saat saling dorong kata dia, beberapa oknum polisi melakukan gerakan tambahan.

Hal itu lantas membuat massa aksi tersulut emosi.

"Beberapa Polisi justru membuat gerakan tambahan dengan menonjok teman kami, jadi yang lain terprovokasi," ujarnya.

Terkait masalah ini, mahasiswa mengancam akan gelar aksi susulan.

Diberitakan sebelumnya, aksi demo 11 April 2022 di Enrekang berakhir ricuh bahkan salah seorang mahasiswa ditonjok oknum polisi.

Video detik-detik oknum polisi menonjok mahasiswa itu juga tertangkap kamera.

Bahkan viral di media sosial.

Dalam video, polisi juga berusaha manarik dan mengamankan sejumlah mahasiswa.

Sayangnya, terkait insiden ini, Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy enggan berkomentar.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved