Selasa, 21 April 2026

Harimau Sumatera

Dokter Hewan di Medan Diserang saat Evakuasi Harimau Sumatera yang Terjerat di Dusun Pardomuan

Penanganan Konflik Warga di Dusun Pardomuan Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur,Tapanuli Selatan

Editor: Hendrik Budiman
Tribunstyle
Ilustrasi Harimau Sumatera 

TRIBUNBENGKULU.COM - Penanganan Konflik Warga di Dusun Pardomuan Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan dengan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dipastikan berjalan kondusif meski sempat mengalami kendala. 

Hal tersebut dikarenakan sempat terjadi penyerangan harimau sumatera kepada dokter hewan yang berusaha membiusnya. 

Baca juga: Tiga Harimau Sumatera Mati Terkena Jerat, BKSDA Aceh Lakukan Evakuasi

"Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok pada Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan yang menangani evakuasi bersama dengan TNI, Kepolisian, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat menjamin proses terus berjalan secara kondusif," kata Irzal Azhar, Plt. Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara dalam keterangannya, Selasa (26/04/2022). 

Laporan tersebut ditindaklanjuti Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama dengan lembaga mitra kerjasama Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL-OIC) segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 01.30 Wib dengan membawa kandang transit dan serta peralatan senjata. 

Baca juga: Warga Kaget Temukan Jejak Kaki Harimau di Wilayah PT Makin Grop Desa Tuo Ilir Tebo Jambi

Setibanya di lokasi, Tim melakukan koordinasi dengan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Toru, Danramil Batang Toru, Camat Angkola Sangkunur, pemilik jerat beserta masyarakat Desa Batu Godang. 

Menurut keterangan masyarakat, harimau diketahui terjerat pertama kali pada Jumat 22 April 2022, sekitar pukul 11.00 Wib. 

Kemudian saat dicek ulang pada pukul 16.00 Wib, posisi harimau yang terjerat telah berpindah tempat sejauh 200 meter dengan keadaan jerat sling terlilit di kaki yang disangkutkan pada batang pohon. 

Baca juga: Ngeri, Harimau Sumatera Berkeliaran di Halaman Rumah Warga di Bengkalis

Mengingat kondisi cuaca dan mempertimbangkan keselamatan Tim. 

Akhirnya disepakati dengan muspika dan masyarakat, Tim akan melakukan pengecekan ke lokasi besok pagi. 

Pada Sabtu 23 April 2022, pukul 07.00 Wib, Tim menuju lokasi dengan berjalan kaki sejauh 2 km dan tiba pada pukul 09.00 WIB.

Di lokasi Tim menemukan seekor Harimau Sumatera yang terjerat dengan kondisi kaki terlilit tali sling dan dalam keadaan lemas. 

Rencana evakuasi akan dilakukan dengan cara di tembak bius. 

Pada pukul 23.30 Wib, Dokter Hewan (drh). Anhar tiba di lokasi, kemudian dilakukan diskusi dengan melibatkan Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan, Camat Angkola Sangkunur, Kapolsek Batangtoru, Koramil Siais, YOSL-OIC, Yayasan Scorpion, aparat desa serta masyarakat desa dan disepakati evakuasi akan dilakukan besok pagi. 

Pada Minggu, 24 April 2022, pukul 04.45 Wib, Tim dan dokter hewan melakukan persiapan, serta pengecekan senjata bius. 

Pukul 06.40 Wib, Tim tiba di lokasi harimau terjerat, kemudian pada pukul 07.05 wib drh. Anhar melakukan pembiusan dengan cara menembak. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved