Minggu, 12 April 2026

Kasus Asusila

Gagal Dirudapaksa 3 Pria, Gadis di Bali Ditemukan Terikat dengan Mulut Dilakban

Seorang gadis berusia 19 tahun di Beji Puseh, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali mendapati perlakuan yang tak mengenakan.

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUN WOW
Ilustrasi rudapaksa. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Seorang gadis berusia 19 tahun di Beji Puseh, Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali mendapati perlakuan yang tak mengenakan.

Gadis remaja itu ditemukan dengan tangan dan kaki terikat serta mulut dibekap kain pada Senin (2/5/2022).

Baca juga: Kakek di NTT Bakar Istrinya Hingga Sisa Tulang Belulang Gara-gara Ayamnya Dimakan Kucing

Dia diduga menjadi korban penganiayaan dan percobaan rudapaksa oleh tiga pria.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (30/4/2022).

Awalnya, korban sedang memetik buah pepaya yang hendak dimasak menjadi sayur di sebuah wilayah di Kecamatan Kediri.

Baca juga: Viral Motor Masuk Tol Bengkulu - Taba Penanjung, BM Tol: Kita Berhentikan dan Evakuasi

Namun, terduga pelaku berinisial GA bersama dua temannya tiba-tiba membekap korban dan membawanya ke dalam mobil.

Ketika sudah masuk ke mobil, para pelaku kemudian mengikat mulut korban dengan kain putih, begitu juga dengan kaki dan tangan korban.

Para pelaku lalu membawa korban ke sekitar Taman Ayun Mengwi, Badung.

Baca juga: Wanita Asal Indonesia Jadi Korban Pencabulan di Malaysia, Pelaku Hanya Dihukum Denda

Setibanya di sana, korban hendak diperkosa, tetapi korban terus berontak.

Pelaku yang kesal kemudian memukul korban dengan botol minuman keras serta dicekik.

Meski dianiaya, korban terus melawan.

Karena gagal dan merasa capai memaksa korbannya, para pelaku menurunkan korban yang masih terikat di areal Beji Puseh, Desa Nyitdah.

Korban ditinggal seharian dengan kondisi terikat.

Hingga akhirnya, Senin 2 Mei 2022, ada seorang warga setempat yang menemukan korban.

Baca juga: Kakek di NTT yang Tega Bunuh dan Bakar Istri, Sempat Temani Mertua Buat laporan Kehilangan Korban

Saksi lantas segera menghubungi pihak keluarga dan melaporkannya ke Polsek Kediri.

"Sesuai keterangan awal, korban kenal para pelaku ini. Hanya saja sekarang korban masih syok berat akibat peristiwa itu dan sedang menjalani perawatan di RS Nyitdah," ungkap Kapolsek Kediri, Kompol I Kadek Ardika, dikutip dari Tribun-Bali.com, Selasa (3/5/2022).

Polisi saaat ini sedang mengejar para pelaku.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved