Kamis, 7 Mei 2026

Cara Tepat Mengatasi Keputihan Ketika Hamil Agar Terhindar dari Bakteri yang Perlu Bumil Ketahui

Keputihan merupakan kondisi normal atau disebut fisiologis yang terjadi pada wanita setiap bulan.

Tayang:
Penulis: Yuni Astuti | Editor: Yunike Karolina
Alodokter.com
Cara Atasi Keputihan Ketika Hamil 

TRIBUNBENGKULU.COM- Keputihan merupakan kondisi normal atau disebut fisiologis yang terjadi pada wanita setiap bulan.

Kendati demikian, ketika kamu sedang hamil dan kamu mengalami keputihan bisa memiliki dampak yang berbahaya.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? simak ulasan cara tepat mengatasi keputihan ketika sedang hamil.

Salah satu perubahan yang terjadi pada tubuh wanita ketika hamil ialah keputihan di manan ketika hamil jumlahnya akan meningkat.

Perlu diketahui ketika dalam kondisi normal, ciri-ciri keputihan adalah berwarna putih susu atau bening, serta cenderung encer dan sedikit berbau.

Namun untuk keputihan yang tidak normal biasanya berwarna hijau atau kekuningan, menggumpal seperti keju, baunya yang amis atau asam menyengat, dan biasanya menyebabkan gatal dan menimbulkan kemerahan.

Namun kamu tidak peru risau karena di artikel ini kami akan mengulas tentang cara mengatasi keputihan ketika hamil.

Panty Liner

1. Memakai Panty Liner

Jika kamu merasa keputihan yang kamu alami sangat mengganggu kamu, kamu bisa menggunakan Panty Liner.

Gunakan panty liner dan usahakan untuk mengganti di setiap tiga jam atau ketika kamu merasa panty liner sudah lembab atau basah.

Ilustrasi Cuci Tangan

2. Cuci Tangan Sebelum Menyentuh Vagina

Salah satu cara untuk mengatasi keputihan ketika hamil adalah kamu harus rajin mencuci tangan sebelum menyentuh vagina.

Hal ini dilakukan supaya mencegah masuknya infeksi karena tangan yang tidak bersih. Dan kamu harus pastikan tangan kamu telah steril ketika membersihkan area vagina.

Baca Juga : 7 Minuman Alami, Sehat dan Menyegarkan untuk Ibu Hamil

3. Jangan Mencuci Vagina

Ketika hamil mencuci vagina sangat tidak disarankan. Hal ini karena jika mencuci vagina ketika hamil bisa menggangu keseimbangan bakteri dalam vagina.

Pada akhirnya inilah salah satu yang menjadi penyebab keputihan menjadi lebih parah.

ilustrasi Pembersih vagina dengan mengandung parfum

4. Jangan Menggunakan Pembersih Vagina dengan Mengandung Parfum

Dikutip dari Klikdokter.com, pada Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI) menganjurkan bumil untuk membersihkan area kewanitaan 2-3 kali sehari.

Disarankan untuk menggunakan air bersuhu hangat serta pembersih yang mengandung asam laktat.

Dengan pembersihan seperti ini bisa menjaga kadar pH normal pada vagina serta memelihara vagina dari kuman penyebab keputihan tidak normal.

Tak hanya itu, dengan melakukan pembersihan ini juga aman bagi janin. Perlu diketahui ketika hamil untuk mengatasi keputihan sebaiknya untuk menghindari penggunaan tisu serta sabun yang berparfum karena bisa memicu iritasi.

Ilustrasi Pakaian yang Bisa Menyerap Keringat

5. Pakailah Pakaian yang Bisa Menyerap Keringat

Ketika hamil sebaiknya kamu menggunakan pakaian yang menyerap keringat, untuk menghilangkan keputihan.

Gunakan celana yang longgar, jika kamu menggunakan celana yang ketat dan berbahan sintesis hal ini bisa memicu area kewanitaan menjadi lembap. Dan semakin memicu keputihan menjadi lebih parah.

Menyegerakan ganti pakaian dalam ketika sudah lembap atau basah, kamu harus menjaga area kewanitaan supaya tetap kering serta bersih.

Baca Juga :  Yuk Ketahui 10 Makanan Agar Kamu Cepat Hamil yang Baik dan Menyehatkan Tubuh

Ilustrasi Makanan Yang sehat

6. Konsumsi Makanan Yang sehat Untuk Kewanitaan

Menkonsumsi makanan seperti bawang-bawangan, pisang, tempe, dan yoghurt dapat membantu menjaga pH pada organ kewanitaan supaya tetap stabil.

Jika PH vagina ideal, maka bakteri baik atau flora normal vagina akan berperan snagat baik.

Ketika hamil cobalah untuk menghindari makanan yang mengandung gula. Serta makanan yang cepat saji.

Hal ini karena makanan dengan mengandung tinggi gula adalah makanan untuk bakteri di daerah kewanitaan.

Maka ketika hamil dan kamu makan yang mengandung banyak gula, hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya keputihan dan bau yang tidak sedap.

Ilustrasi Orang Berendam

Baca Juga : 11 Ciri-ciri Kamu Hamil tanpa Disertai Mual, Coba Perhatikan dari Waktu Menstruasimu

7. Jangan Berendam Terlalu Lama

Bagi ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk berendam di air panas atau kolam dengan memiliki kandungan klorin.

Hal ini karena bisa membuat vagina cenderung kering dan mengakibatkan terjadinya infeksi.

8. Usahakan untuk Mengeringkan Vagina Setelah Mandi atau Ketika Membersihkannya

Setelah mandi atau setelah membersihkan vagina cobalah untuk mengeringkannya dengan menggunakan tisu yang lembut atau dengan menggunakan handuk.

Jika vagina lembab, hal ini akan memicu bakteri jamur serta akan menimbulkan penyakit.

Baca Juga : 2 Nutrisi saat Hamil yang Harus Dipenuhi Agar Bisa Bekerja serta Tips Menjaga Janin Tetap Sehat

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved