Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024 Akan Dimulai Agustus Mendatang

Meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak baru akan dilaksanakan di tahun 2024 mendatang, namun tahapannya sudah dimulai pada tahun 2022 i

Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra saat berbincang dengan TribunBengkulu.com, Rabu (22/6/2022) 

#Ralat:

Redaksi melakukan ralat pada berita ini sebelumnya.  Sebelumnya kami menuliskan bahwa partai lama tidak peru mendaftar. Fakta sebenarnya partai politik yang memiliki kursi di parlemen tetap harus mendaftar, namun tidak perlu dilakukan verifikasi faktual.

  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRUBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak baru akan dilaksanakan di tahun 2024 mendatang, namun tahapannya sudah dimulai pada tahun 2022 ini.

Dikatakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra, tahapan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan adalah tahapan pendaftaran partai politik (Parpol) sebagai peserta Pemilu ke KPU.

"Berdasarkan keputusan MK, Parpol yang saat ini sudah memiliki kursi di Parlemen (DPRRI) tidak lagi dilakukan verifikasi faktual, hanya verifikasi administrasi saja," kata Irwan. Sementara bagi partai politik baru atau partai lama tapi tak memiliki kursi di parlemen maka akan dilakukan verifikasi faktual di lapangan.

Pendaftaran partai politik ini dilakukan di KPU RI.

"Jadi setelah Parpol mendaftar (di KPURI, red), maka nanti proses verifikasi faktualnya masih akan dilaksanakan di daerah (KPUD). Misalnya seperti mengecek kelengkapan administrasinya, bagaimana keanggotaannya, dimana kantornya, itu semua masih dilakukan di daerah," ujar Irwan.

"Penetapan Parpol yang akan menjadi peserta Pemilu berdasarkan jadwal akan ditetapkan pada tanggal 14 Desember 2022," kata Irwan.

Jika sudah ditetapkan menjadi Parpol peserta pemilu di Desember 2022, maka pada bulan April tahun 2023, Parpol sudah bisa menyerahkan daftar calon ke KPU.

Selain itu pada tahun ini KPU juga akan mulai melaksanakan pemuktahiran data pemilih yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2022.

"Jadi Pemerintah daerah pada bulan Oktober itu sudah harus menyerahkan data kependudukan kepada KPU," ungkap Irwan.

Ia menyebutkan data tersebut akan menjadi dasar KPU menyusun daerah pemilihan, sehingga Desember sudah jadi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4 ) sebagai bahan untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

"Dari hasil Coklit inilah nanti akan didapatkan daftar pemilih sementara," ujar Irwan 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved