Rabu, 8 April 2026

Turun Terus, Beginilah Nasib Harga TBS Sawit Hari Ini di Bengkulu Selatan dan Kaur

Empat Pabrik Kelapa Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali menurunkan harga pembelian TBS sawit hari ini, Kamis (7/7/2022).

Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Yunike Karolina
Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Lapak supplier TBS sawit di Desa Suka Bandung Kecamatan Pino Raya Bengkulu Selatan. Harga TBS sawit hari ini, Kamis (7/7/2022) di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali turun. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Empat Pabrik Kelapa Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur kembali menurunkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit hari ini, Kamis (7/7/2022).

Tertinggi pabrik di Bengkulu Selatan dan Kaur hanya membeli harga TBS sawit di angka Rp 980 per kilogram. Bahkan ada pabrik hanya membeli dengan harga Rp 680 per kilogram .

Sedangkan di tingkat petani harga TBS sawit hanya berkisaran di angka Rp 500 - Rp 650 lagi.

Informasi yang diperoleh TribunBengkulu.com, penurunan disebabkan dengan dua hal. Yaitu karena sulit menjual Calm Palm Oil (CPO) dan banjirnya stok CPO yang ada di pabrik saat ini.

Asisten Pembelian Buah PT CBS, Yuliman mengatakan hari ini, Kamis (7/7/2022) pihaknya terpaksa kembali menurunkan harga pembelian di tingkat pabrik Rp 120 per kilogramnya.

"Turun lagi. Hari ini harga TBS sawit hanya di angka Rp 810 per kilogram untuk wilayah Bintuhan, Rp 900 per kilogram wilayah Padang Guci dan Rp 980 per kilogram wilayah Bengkulu selatan. Penurunan disebabkan dengan sulit menjual dan stok CPO di pabrik banyak," kata Asisten Pembelian Buah PT CBS, Yuliman kepada TribunBengkulu.com.

Sementara itu, kemarin PT CBS membeli TBS di angka Rp 930 per kilogram wilayah Bintuhan, Rp 1.020 per kilogram untuk wilayah Padang Guci dan Rp 1.100 per kilogram wilayah Bengkulu Selatan.

Begitupun dengan harga di PT APLS yang berada di Desa Beriang Tinggi, Kaur. Hari ini turun hanya membeli TBS di angka Rp 940 per kilogram.

Lalu di PT SBS yang ada di Desa Nanjungan membeli TBS sawit hanya di angka Rp 820 per kilogram.

Hal yang sama diakui Humas PT BSL, Idius Safari. Lantaran tangki timbun CPO hampir penuh maka PT BSL hari ini kembali menurunkan harga TBS sawit.

"Hari ini kita hanya membeli di angka Rp 680 per kilogram dibandingkan kemarin. Kita menurunkan harga sebesar Rp 125," jelas Idius.

Akibat dalam tiga hari PKS selalu menurunkan harga, berimbas para toke dan pemilik ram harus kembali merugi.

Pemilik ram, Sutan Toro (41) membenarkan pihaknya kembali merugi akibat harga TBS sawit setiap hari selalu diturunkan PKS.

"Jelas rugi. Kita hitung semalam turun Rp 100, bearti jika 20 ton berarti Rp 2.000.000. Itu hitungan skala kecil. Jika hitungan skala besar dalam sehari mampu menampung 100 ton, berarti kerugian Rp 10.000.000.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved