Jumat, 8 Mei 2026

Bentrok Warga

Bentrok Antar Warga 2 Desa di Maluku Tenggara Telan Korban Jiwa

Bentrok antara warga dari dua desa di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Sabtu (23/7/2022) memakan korban jiwa.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tribun Timur/Sanovra
Ilustrasi bentrok. Seorang warga bernama Ignasius Balwo Renyaan tewas terkena sabetan parang saat terjadi bentrok antara warga dari dua desa di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Sabtu (23/7/2022). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Bentrok antara warga dari dua desa di Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Sabtu (23/7/2022) memakan korban jiwa.

Seorang warga bernama Ignasius Balwo Renyaan tewas terkena sabetan parang saat terjadi bentrokan tersebut.

Dua desa yang terlibat bentrok adalah warga Desa Ohoiren dan Desa Ohoidertutu, Kecamatan Kei Kecil Barat, Maluku Tenggara.

Baca juga: Perahu Nelayan Papua Barat Berpenumpang 9 Orang Tenggelam

MKapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma, bentrokan dipicu karena salah paham dua kelompok pemuda saat pesta joget di hajatan kawinan di Desa Ohoi Somlain.

"Pemicunya itu salah paham saat pesta joget lalu terjadi keributan pada pukul 02.30 WIT," kata AKBP Frans Duma dikutip dari TribunAbon.com.

Saat keributan terjadi, kedua kelompok pemuda meminta bantuan dari desanya masing-masing.

Baca juga: Brigadir J Dapat Ancaman Pembunuhan Sejak Juni 2022, Pengacara: Terakhir Sehari Sebelum Kejadian

Massa yang datang ikut membawa parang dan senjata tajam lainnya.

Di lokasi kejadian, mereka saling menyerang sehingga bentrokan tidak dapat dihindari.

"Mereka yang terlibat perkelahian ini memamggil massa dari desanya lalu bentrok terjadi sehingga satu warga bernama Ignasius Balwo Renyaan meninggal," ungkapnya.

Selain korban tewas, beberapa warga mengalami luka memar hingga giginya goyang.

Baca juga: Polri Dalami Rekaman Elektronik Ancaman Pembunuhan Terhadap Brigadir J Sebelum Tewas

Hingga pukul 09.12 WIT, massa dari Desa Ohoidertutu mendatangi Desa Ohoiren untuk mencari pelaku yang membunuh korban.

Saat itulah konsentrasi massa kembali terjadi.

Beruntung polisi yang sudah berada di lokasi segera menyekat kedua massa yang kembali bersitegang dan bersiap saling serang.

Baca juga: Ayah Brigadir J Ingin Penggali Kubur Hingga Pembuka Peti Jenazah dari Keluarga Saat Autopsi Ulang

"Saya tiba di TKP itu sekitar pukul 11.00 WIT dan kita kemudian menenangkan kedua kelompok warga," ujarnya.

Saat ini, kondisi di dua desa berhasil dikendalikan aparat.

Untuk mencegah bentrok susulan, personel gabungan Brimob dan Polres dikerahkan ke lokasi bentrok.

"Aparat sudah di lokasi ada dari Polres, Polsek, dan Brimob sudah di sana, untuk sementara situasi bisa dikendalikan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Dua Desa di Maluku Tenggara Bentrok Gara-gara Salah Paham di Pesta, Seorang Warga Tewas

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved