Rabu, 10 Juni 2026

Cacar Monyet Masuk Indonesia

Satu Warga Jateng Dinyatakan Suspek Cacar Monyet, Kini Sedang Diisolasi

Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril menyatakan, saat ini pasien suspek cacar monyet tersebut masih menjalani pemeriksaan.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
freepik
Ilustrasi Monkeypox atau cacar monyet - Satu warga Jawa Tengah dinyatakan suspek cacar monyet. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Satu warga Jawa Tengah dinyatakan suspek cacar monyet.

Hal itu diungkapkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Rabu (3/8/2022).

Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril menyatakan, saat ini pasien suspek cacar monyet tersebut masih menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Waspada Cacar Monyet: Cegah, Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit

Pasien suspek cacar monyet sedang diisolasi untuk mendapatkan keterangan yang valid.

Pasien suspek cacar monyet tersebut berusia 55 tahun.

Menurut informasi, pasien suspek cacar monyet tersebut bukanlah Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Untuk memastikan apakah pasien tersebut positif menderita cacar monyet atau tidak, Kemenkes akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pasien tersebut kini sedang menjalani isolasi di fasilitas kesehatan setempat sekaligus pemeriksaan lebih lanjut di suatu rumah sakit swasta.

Baca juga: Adakah Vaksin Cacar Monyet? WHO Klaim Vaksin Cacar Ampuh Lawan Monkeypox

Pendeteksian virus cacar monyet dilakukan dengan pemeriksaan di laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

Penemuan pasien suspek cacar monyet membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mulai memperketat penjagaan pintu masuk di Indonesia.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penularan wabah cacar monyet.

"Kita masih pantau terus sampai hari ini. Kemarin ada yang bercirikan seperti itu, tapi masih didalami," ucap Ganjar.

Ganjar mengimbau masyarakat untuk waspada dan tidak perlu panik dengan kabar tentang penemuan suspek cacar monyet di Jawa Tengah.

Baca juga: BPOM Bengkulu Sita 3.450 Kosmetik Ilegal, Kosmetik Didominasi Krim Pemutih yang Mengandung Merkuri

Masyarakat selalu menjaga dan memperketat pola hidup sehat dan melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku dengan kesadaran masing-masing.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah juga sedang fokus memantau penyakit cacar monyet.

Saat ini, pasien yang diduga tertular cacar monyet tersebut belum dapat dipastikan apakah benar-benar positif cacar monyet atau bukan.

Sehingga pasien masih berstatus sebagai pasien suspek atau bergejala.

Baca juga: 28.550 Dosis Vaksin PMK di Bengkulu Belum Terpakai, Baru Ratusan Sapi Dibooster

Jika hasil laboratorium terakhirnya sudah keluar, maka pihak medis baru dapat memberikan keterangan apakah pasien tersebut positif cacar monyet atau tidak.

Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar mengatakan, sebelumnya sudah ada kasus serupa.

Namun dari pemeriksaan lebih lanjut didapatkan hasil bahwa pasien tersebut bukanlah terkena cacar monyet.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved