BBM Subsidi Langka di Bengkulu Selatan, Polisi Sasar Kendaraan dengan Tangki Modifikasi

Sudah lebih 1 bulan ini masyarakat di Bengkulu Selatan kesulitan untuk mendapatkan BBM subsidi di SPBU imbas dari kelangkaan BBM subsidi.

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
BBM subsidi langka di Bengkulu Selatan. Kondisi salah satu SPBU di Bengkulu Selatan sudah tutup dan hanya buka 4 jam lantaran stok BBM sudah habis. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sudah lebih 1 bulan ini masyarakat di Bengkulu Selatan kesulitan untuk mendapatkan BBM subsidi di SPBU imbas dari kelangkaan BBM subsidi.

Antrean setiap hari mengular di sejumlah SPBU yang ada di Bengkulu Selatan terutama di antrean BBM subsidi jenis pertalite dan solar. Bahkan ada SPBU baru buka 4 jam langsung kehabisan stok BBM subsidi.

BBM langka di Bengkulu Selatan ini diduga disebabkan adanya permainan atau penimbuan yang dilakukan oleh oknum-oknum pengunjal untuk mendapatkan BBM subsidi. Karena tidak ada pengurangan kuota dari Pertamina.

"Jelas ada permainan. Tetapi untuk diketahui, antrean panjang juga disebabkan dengan antusias masyarakat yang panik buying atau bisa kita katakan ikut-ikutan," kata Kasat Intelkam Polres Bengkulu Selatan AKP Ahmad Khairuman kepada TribunBengkulu.com, Minggu (21/8/2022).

Sebelumnya pihaknya pernah mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak bermain atau menimbun BBM subsidi. Karena hal tersebut jelas melawan hukum yang ada.

"Tunggu saja, kita akan bergerak menindak kembali oknum-oknum penimbun BBM bersubsidi tersebut. Terutama kendaraan yang telah memodifikasi tangki tidak sesuai lagi dengan kapasitas," beber Ahmad Khairuman.

Jika tertangkap maka mereka akan memproses penimbun dan pengunjal BBM subsidi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Untuk diketahui, seperti yang diungkapkan manajer dan pengawas di SPBU tidak ada pengurangan kuota BBM untuk Bengkulu Selatan. Kuota tersebut masih sama seperti dulu dari Pertamina.

"Kuota kita sama, jenis pertalite normal diangka 16 ton per hari tetapi ada yang masuk di angka 24 ton. Dan jenis bio solar sama juga dengan SPBU yang lain di angka 8 ton per hari. Sebelumnya juga seperti itu kuota tidak berubah," ungkap Manajer SPBU Tanjung Raman, Radius kepada TribunBengkulu.com, Minggu (21/8/2022).

Menangapi hal yang akan dilakukan pihak kepolisian dalam antisipasi penimbunan maupun penyalahgunaan BBM subsidi, pihak SPBU sangat mendukung hal itu

Dari pantauan tribunbengkulu.com, antrean panjang BBM subsidi di sejumlah SPBU Bengkulu Selatan masih terjadi.

Belum ada perubahan meskipun sudah ada Surat Edaran tentang pembatasan pembelian BBM bersubsidi oleh Pemkab Bengkulu Selatan.

Baca juga: 576 Rumah Terdampak Banjir Bengkulu, BPBD Dirikan Posko Darurat Bencana di Wilayah Ini

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG Bengkulu 21-23 Agustus 2022: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Baca juga: Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan Hari Ini Naik Lagi Sebesar Rp 70 tiap Kilogramnya


 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved