Kasus Narkoba di Bengkulu

Peran SB Bandar Sabu yang Kabur, Diduga Berkaitan Dengan Bandar C di Rejang Lebong

Penyelidikan terkait SB, apakah ia merupakan satu komplotan dengan Bandar C, pasalnya SB sempat melarikan diri saat mau diamankan.

Panji Destama/TribunBengkulu.com
Kasat Resnarkoba Polres Rejang Lebong, Iptu Cahya Prasada Tuhuteru, saat konferensi Pers menjelaskan upaya penangkapan terhadap Bandar SB, pada Senin (29/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Bandar sabu berinisial SB yang sudah ditetapkan sebagai DPO, pasca tim macan suban satresnarkoba Polres Rejang Lebong mengamankan seorang petani berinisial AR (23) warga Desa Teladan Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, pada Jumat (26/8/2022) kemarin.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait SB, apakah ia merupakan satu komplotan dengan Bandar C, pasalnya SB sempat melarikan diri saat mau diamankan.

"Sejauh ini SB juga merupakan bandar pemain lama dan merupakan residivis dengan kasus yang sama. Kami juga masih melakukan penyelidikan soal kaitannya dengan bandar C itu," ucap Kasat Resnarkoba Polres Rejang Lebong, Iptu Cahya Prasada Tuhuteru, dalam Konferensi Pers di Mapolres Rejang Lebong, pada Senin (29/8/2022).

Baca juga: Kasus Narkoba, Petani di Rejang Lebong Merengek saat Diringkus Polisi

Usai mengamankan AR, polisi melakukan pengembangan, AR mendapatkan barang haram itu dari tangan SB.

Lalu polisi menuju rumah SB di kawasan Kelurahan Batu Galing, Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Rejang Lebong.

"Kemungkinan yang bersangkutan melihat mobil kami yang datang ini, langsung melarikan diri," tutur Cahya.

Selain itu polisi juga mengamankan, 5 lembar plastik klip bening, 1 dompet merek levis, 2 unit handphone dan 1 alat hisap sabu (bong).

Baca juga: 6 Pemuda di Kota Bengkulu Diciduk Polisi saat Ngeganja, Patungan Rp 10 Ribu Beli Ganja

Atas perbuatannya, AR disangkan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman pidana minimal 4 Tahun penjara, maksimal 12 Tahun dan denda minimal Rp. 800 Juta, maksimal Rp. 8 Milyar

Untuk diketahui sebelumnya, polisi juga memburu bandar sabu berinisial C namun uapaya polisi gagal lantaran di halangi oleh warga.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved