BBM Pertalite dan Biosolar di Bengkulu Dikabarkan Segera Habis, Warga Mulai Was-was
Akibat Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan juga Biosolar dikabarkan stoknya akan segera habis masyarakat Bengkulu mulai merasa was-was.
Penulis: Beta Misutra | Editor: M Arif Hidayat
Namun sayangnya sampai dengan saat ini masih belum ada kabar baik dari pihak BPH Migas terkait dengan usulan Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut.
"Sebenarnya kita masyarakat menggarapnya ditambah, karena lumayan juga kalau kita harus isi Pertamax yang harganya Rp 15.200," ungkap Yeni.
Hal senada juga diungkapkan Rudi masyarakat Bengkulu yang juga sedang mengantre Pertalite di SPBU KM 6,5 Kota Bengkulu.
Menurutnya harus ada langkah antisipatif dari pemerintah agar stok Pertalite dapat terus tersedia untuk masyarakat.
Pasti akan ada banyak gejolak yang timbul di masyarakat yang diakibatkan jika memang stok Pertalite dan Biosolar di Provinsi Bengkulu sampai habis.
Apalagi mengingat jarak harga antara Pertalite dan BBM alternatif seperti Pertamax memiliki selisih harga yang cukup jauh yakni mencapai Rp 5.200 perliter.
"Tolong fikirkan rakyat kecil seperti kita lah, harapannya meskipun harga sudah dinaikkan, paling tidak tolong stoknya dipenuhi. Jangan sampai sudah harganya dinaikkan, stoknya juga malah tidak ada, yang tersiksa ya rakyat kecil seperti kami ini," ujar Rudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Aktivitas-antrean-Bahan-Bakar-Minyak-BBM-di-SPBU-KM-65-Kota-Bengkulu.jpg)