Minggu, 10 Mei 2026

Baliho Spanduk Caleg dan Calon Kepala Daerah Mulai Bermunculan di Bengkulu, Ini Respon Warga

Pileg 2024 masih cukup lama namun saat ini sudah mulai bermunculan poster, spanduk, atau pun baliho berisi deklarasi pencalonan.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Di salah satu jalan perbatasan Kota Bengkulu dengan Kabupaten Bengkulu Tengah, mulai bermunculan baliho bakal caleg hingga bakal cagub pada Pemilu 2024. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih cukup lama namun saat ini sudah mulai bermunculan poster, spanduk, atau pun baliho berisi deklarasi pencalonan untuk mendapatkan kursi legislatif. 

Tidak hanya bakal Calon Legeslatif (caleg), namun juga sudah ada beberapa tokoh politik yang lantang mendeklarasikan diri melalui baliho yang dibuatnya, untuk maju ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024 mendatang.

Hal ini pun mendapatkan perhatian dari warga Bengkulu salah satunya Asnawi, warga Kelurahan Jembatan Kecil, Kota Bengkulu.

Asnawi sempat beberapa kali melihat spanduk atau poster dari bakal calon legislatif itu. Namun, dirinya tidak terlalu peduli dengan tulisan yang ia lihat tersebut. 

"Sering di jalan-jalan itu spanduk, yang katanya ndak caleg. Itu ada pernah di lampu merah Padang Harapan, tapi hari ini sudah dibersihkan mungkin. Baca nian tidak, cuma dari partai PSI karena kan merah-merah, bukan PDI-P jelasnya," kata Asnawi. 

Menurutnya, spanduk, baliho, poster untuk zaman sekarang tidak cukup efektif untuk modal kampanyenya bakal caleg.

Saat ini sudah eranya digitalisasi sehingga warga juga akan lebih tertarik melihat handphonenya ketimbang membaca selebaran bakal Caleg. 

"Kini tidak zamannya lagi, yang penting kini bukti. Gak perlu janji-janji manis yang ujung-ujungnya lupa dengan janji pas kampanye," ungkapnya. 

Nurhaliza warga Simpang Empat Nakau, Kota Bengkulu menjelaskan jika sejak Pemilu sebelumnya, ia melihat profil, visi misi, bahkan track record dari caleg bukan melalui baliho poster, spanduk yang dijalan. Namun melalui informasi yang ada di internet.

"Dulu kita rajin, searching info tentang caleg. Juga berita berita tentang caleg itu. Pastinya kan bisa jadi pertimbangan, tapi kalau spanduk gak bisa jadi tolak ukur kan. Kadang juga foto dengan aslinya berbeda, gak mirip mukanya," kata Nur. 

Selain itu ia juga ikut hadir dalam kampenye sejumlah caleg yang akhirnya membuat ia bisa menetapkan pilihan.

Tidak hanya caleg, hal serupa juga berlaku untuk pemilihan gubernur. Apalagi, di 2024 nanti menjadi tahun politik yang mana akan ada pemilihan gubernur kembali.

"Sekarang juga mulai banyak yang spanduk di jalan. Ada caleg juga ada Agusrin, ada posternya. Mungkin dia maju lagi di pemilihan gubernur nanti," jelas Nur.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Bengkulu 30 Oktober-1 November 2022: Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Baca juga: DLH Kota Bengkulu Izinkan Gunungan Sampah Belakang Stadion Dibuang ke TPA Air Sebakul

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved