Jelang Pemilu 2024, Gubernur dan Kapolda Bengkulu Pastikan Kondusifitas
kondusifitas dan keamanan jelang pesta demokrasi ini, terus dikawal oleh Gubernur Bengkulu dan Kapolda Bengkulu
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: M Arif Hidayat
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Meskipun pelaksana Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, masih beberapa bulan lagi. Namun kondusifitas dan keamanan jelang pesta demokrasi ini, terus dikawal oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Armed Wijaya.
"Suatu keharusan kordinasi bersama antara aparat keamanan Kapolda Bengkulu bersama pemerintah provinsi, dan Bapak Gubernur. Untuk terus erat silahturahmi, dengan silahturahmi yang baik tugas-tugas kita kedepan lebih lancar, " kata Kapolda Bengkulu itu, usai kunjungan ke Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (9/1/2023).
Dalam kunjungan tersebut, juga dibahas terkait Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) apalagi memasuki tahun 2023,tak dipungkiri mulai muncul pergerakan dan dukungan politik. Jelang Pemilu 2024 mendatang, khususnya diantisipasi adanya aksi-aksi anarkisme dari pendukung fanatik calon tertentu.
Untuk itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga bersinergi dengan aparat keamanan, dan juga penyelenggaraan Pemilu untuk ketertiban jelang tahun politik ini. Dan kali ini, pihaknya bersama Kapolda Bengkulu akan fokus dalam Katibmas. Ia menilai Katibmas ini jadi syarat utama, dan kondusif itu menjadi modal dasar untuk bisa melaksanakan program pembangunan dengan baik.
"Kita tentu berterimakasih, dan selamat datang kepada pak kapolda. Kita akan bersinergi, dan kita minta dukungan kepada aparat kepolisian bagimana program program pembangunan dengan baik. Termasuk pembinaan kemasyarakatan, " jelas Gubernur Bengkulu ke 10 itu.
Dan saat dikonfirmasi terkait, langkah yang diambil untuk menjaga ketertiban jelang Pemilu 2024 nanti. Rohidin memastikan program tersebut tetap berkesinambungan. Meskipun ada pergantian Kapolda Bengkulu.
"Apa yang sudah kita bahas dan kordinasikan pak kapolda sebelumnya, ini tinggal meneruskan saja. Dan tahapan tahapan Pemilu, itu juga secara time nya sudah pasti agendanya sudah disusun KPU, sebagai penyelenggara, tinggal kita mengamankan kondisi daerah, agar setiap tahapan itu bisa ditunaikan dengan baik. Saya kira pergantian personel tidak berpengaruh, hanya tinggal melanjutkan saja, " tutup Politisi Golkar ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kunjungi-Kapolda.jpg)