Minggu, 10 Mei 2026

Dari Tukang Tancap Bendera Partai, Wan Sui Kini Jadi Legislator 3 Periode di Bengkulu

Suimi Fales, SH, MH nama politisi yang sudah tidak asing bagi warga Bengkulu.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni/TribunBengkulu.com
Suimi Fales dalam Program Bincang Tribun. Politisi PKB ini sudah tiga periode diamanatkan jabatan sebagai legislator. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Suimi Fales, SH, MH nama politisi yang sudah tidak asing bagi warga Bengkulu.

Politisi PKB ini sudah tiga periode diamanatkan jabatan sebagai legislator. Dua periode di DPRD Kota Bengkulu, dan saat ini ia menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

"Saya tidak pernah nyangka akan jadi DPRD, dulu saya itu tukang tancap bendera partai. sekarang sekretaris DPW PKB Provinsi Bengkulu," ungkap Wan Sui, sapaan akrab Suimi Fales, Rabu (18/1/2023).

Wan Sui menceritakan awal dirinya tertarik terjun ke dunia politik, yakni karena background ekonomi masa kecilnya, yang membuat ia membuka mata untuk mengubah ekonomi warga.

"Wan termotivasi, bagaimana wan bisa membantu masyarakat melalui jalur-jalur yang resmi. Yakni melalui jalur legislatif, alhamdulillah wan masuk dari jajaran itu. Dari awal memang sudah di PKB, " ucap Wan Sui.

Anak keenam dari 11 bersaudara ini, sangat mengerti bagaimana rasanya hidup dengan kondisi ekonomi yang kekurangan.

Dengan keadaan orang susah terutama yang berkaitan dengan ekonomi yang minim, pria yang akrab dipanggil wan Sui ini sangat memahami hal tersebut.

Lahir dari orang tua yang hanya berprofesi sebagai  kuli panggul di pasar, yang penghasilannya tidak seberapa, namun dapat menghidupi kesebelas anaknya sampai menjadi orang sukses.

Kondisi ini menjadikan Wan Sui sejak kecil sudah terbiasa ditempah untuk berjuang bertahan dalam kondisi hidup yang serba kekurangan.

"Ditempah dari kecil harus mandiri, dulu pernah menjadi penjual asoy (kantong plastik belanjaan, red), mencari barang bekas, kantong semen, tarik gerobak sampai kuli bangunan. Pokoknya hidup susah itu sudah biasa. Makanya Wan punya cita-cita bagaimana suatu saat nanti wan bisa membantu orang banyak mengingat dulu wan untuk bisa bersekolah itu luar biasa sakitnya," ungkap bapak 3 anak ini.

Ia pun mempersilahkan siapa saja yang ingin berkarir politik melalui PKB. Ia akan membantu mempersiapkan untuk bergabung, dan di PKB dipastikan tidak ada embel-embel "mahar". PKB terbuka untuk siapa saja.

"Tidak ada mahar di PKB, partai ini terbuka buat semua. Buktinya, Wan yang anak tukang panggul pasar bisa jadi seperti sekarang.  Yang penting seseorang yang mengandalkan kerja dan pengabdian," jelasnya.

Untuk diketahui, sebelum di kursi legislatif, Wan Sui ini juga pernah menjadi Ketua Rukun Tetangga (RT), bahkan sampai 13 tahun.

Kemudian menjadi Ketua Rukun Warga (RW) selama 7 tahun. Dan saat ini Ketua Dewan Koperasi, Ketua Asidewi, Ketua Askaido, Ketua Perbosi, Ketua Dewan Penasehat Konfederasi Advokat Indonesia (KAI).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bengkulu 19 Januari 2023 Berawan Berpotensi Hujan Sepanjang Hari Wilayah Ini

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved