Jumat, 8 Mei 2026

Helikopter Kapolda Jambi Jatuh

Penyebab Helikopter Kapolda Jambi dan Rombongan Jatuh Diungkap Kapolri

Penyebab helikopter yang membawa Kapolda Jambi beserta rombongan jatuh dan mendarat darurat diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Helikopter yang ditumpangi oleh rombongan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono, mendarat darurat di sebuah Bukit Tamia, Muara Emat, Kerinci, Minggu (19/2/2023). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Penyebab helikopter yang membawa Kapolda Jambi beserta rombongan jatuh dan mendarat darurat diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri mengungkapkan, kondisi cuaca buruk terjadi saat Irjen Rusdi Hartono terbang bersama PJU Polda Jambi.

Listyo menjelaskan, helikopter yang membawa Kapolda Jambi Rusdi Hartono melakukan pendaratan darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi

Kapolri menyatakan Kapolda dan para jajarannya selamat.

Delapan orang berada di dalam helikopter, terdiri dari tiga awak helikopter dan lima anggota dari Polda Jambi.

Mereka adalah Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono didampingi Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Dipolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC Kapolda, serta tiga awak helikopter AKP Ali, AKP Amos F, Aipda Susilo.

"Kita telah menerima informasi bahwa semua delapan penumpang dalam kondisi selamat, meskipun ada beberapa orang yang terluka dan beberapa di antaranya kesulitan berkomunikasi," ujar Kapolri di Jakarta.

Helikopter alami gangguan karena cuaca

Terkait alasan terjadinya kejadian tersebut, Listyo mendapatkan informasi bahwa faktor cuaca jadi penyebab utama.

"Informasi awal yang kami dapatkan bahwa helikopter terpaksa melakukan pendaratan darurat karena mengalami gangguan terkait dengan cuaca buruk,” kata Kapolri.

Baca juga: Tim SAR Akhirnya Temukan Kapolda Jambi, Momen Dramatis Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi

Selain cuaca yang buruk, kabut juga melanda jalur penerbangan helikopter itu sehingga jarak pandang terbatas.

Meski demikian, Kapolri memastikan delapan orang penumpang helikopter itu selamat.

"Alhamdulillah sampai saat ini kami mendapatkan informasi semuanya selamat walaupun ada beberapa yang luka," ujar Listyo Sigit.

"Mohon doanya agar evakuasi bisa kita lakukan dengan cepat," lanjut dia.

Kapolri mengatakan bahwa mereka telah mengetahui lokasi pendaratan darurat dan telah mengirim tim untuk melakukan evakuasi.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved