Terduga Teroris di Lampung
Peran Penting 6 Terduga Teroris di Lampung, Perakit Senjata Hingga DPO Kasus Konflik Poso
Peran keenam terduga teroris di Lampung terafiliasi dengan teroris Bom Bali I, Zulkarnaen dan berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) sejak 2005.
Sementara AM dan KI bertugas mempersiapakan senjata api.
Densus 88 pastikan ke enam terduga teroris yang ditangkap di Lampung merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI).
Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan melalui press rilis di Jakarta.
"Kenamnya merupakan kelompok Jamaah Islamiyah Lampung," katanya, Kamis (13/4/2023).
Ramadhan mengatakan, kelompok ini telah memiliki riwayat dalam beberapa aksi.
"Yang pertama kali kita ungkap sebelumnya beberapa tahun lalu, Zulkarnain itu panglimanya kelompok ini yang terlibat di aksi Poso, bom Bali satu. Termasuk juga Upik yang dijuluki profesor pembuat bom di beberapa aksi teror di tanah air," terangnya.
Ia menyebut, enam teroris yang ditangkap di Lampung ini merupakan sedang melarikan diri.
"Tempat yang dipilih di Lampung ini bukan berarti aksinya di Lampung," paparnya.
"Mereka yang difasilitasi N alisa BA ini kan sedang sembunyi atau melarikan diri," katanya.
Oleh karena itu, keenamnya merupakan DPO sejak lama.
"Mereka DPO jauh dari sekarang, bahkan ada yang dari 2005," terangnya.
Ia juga menjelaskan, kelompok JI ini biasanya melakukan aksi dengan menyerang petugas kepolisian.
Peran NG Buat Banker Untuk Merakit Senjata
Terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah di Lampung berinisial N alias BA alias SA mempunyai peran sentral dalam dunia terorisme di Indonesia.
N alias BA alias SA yang tewas terlibat baku tembak, ternyata pernah berperan menyembunyikan terpidana Bom Bali, Zulkarnaen dan ahli bom Upi Lawanga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Anggota-Densus-88-bersiaga-di-Pekon-Margosari.jpg)