SPBU Bengkulu Selatan Terbakar
SPBU Tanjung Raman Bengkulu Selatan Tutup Sementara Pasca Terjadi Kebakaran
Peristiwa kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bengkulu Selatan, banyak membaut kerugian manajemen. Lantaran, dipastikan sebelum aju
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Peristiwa kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bengkulu Selatan, banyak membuat kerugian manajemen.
Lantaran, dipastikan sebelum ajukan permohan operasi dan lengkapi beberapa syarat, pelayanan belum bisa dilakukan.
Terutama kelengkapan yang harus tersedia adalah racun api yang tersedia di SPBU atau alat pemadam api ringan (APAR) dan alat pemadam api besar (APAB).
Radius Manajer SPBU Tanjung Raman, mengatakan pihak masih melakukan penutupan sementara mengikuti sesuai instrukai dari pihak pertamina. Penutupan disebabkan dengan beberapa pertimbangan atau aturan yang ada.
"Untuk operasi belum bisa dipastikan kapan. Karena, kita harus melengkapi syarat yang sudah ditetukan seperti APAR dan APAB. Kedua alat tersebut saat dibutuhkan jika ada kebakaran. Jadi jika dua alat dan ditambah permohonan operasi tersebut sudah lengkap maka kita bisa kembali beropersi lagi oleh pihak pertamina," ungkap Manajer SPBU Tanjung Raman, Radius kepada TribunBengkulu.Com, Selasa (25/4/2023).
Ditambahkan Manaher SPBU Tanjung Raman, pengisian atau ketersedian APAR dan APAB tersebut dipastikan dalam satu hari kedepan sudah ada lagi di SPBU. Tinggal memunggu balasan dari pihak pertamina.
"Kalau alat pemadam dipastikan tersedia lagi satu hari kedepan, tinggal menunggu balasa dari pihak pertamina. Jika suda didapat kita sudah bisa beroperasi lagi," kaya Manajer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Apar.jpg)