Bocah SD Dianiaya Kakak Kelas
Kronologi Bocah SD di Medan Tewas Diduga Dirundung dan Dianiaya Kakak Kelas
Kronologi Bocah SD di Medan Tewas Diduga DIrundung dan Dianiaya Kakak Kelas
Ana pun mengaku sangat merasa kehilangan atas meninggalnya korban.
"Sosoknya anak yang baik, pandai dia berteman," ujar Ana kepada Kompas.com melalui telepon seluler, Sabtu (1/7/2023) malam.
"Dalam bergaul dalam berteman selalu ceria, selalu kawan kawannya ngajak bermain, ayok Baim, ayok Baim, sini," tambah ujar Ana menirukan ajakan teman Baim.
Karena itu, Ana meyakini pembully Baim bukan kakak kelasnya, Ana berharap polisi segera mengungkap kasus ini.
"(Pelakunya) bukan dari sekolah yang sama dengan Baim, kalau boleh dibilang anak saya ini korban. Harapan saya polisi segera mengungkap, terkait kejadian ini," harapnya.
Sementara itu Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kematian Baim.
"Keterangan para saksi sudah kita ambil, kami sudah olah TKP, kita sudah di tahap mengumpulkan bukti-bukti yang ada pada kejadian itu, nanti hasilnya akan kita beritahu," katanya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ilustrasi-bullying-di-sekolah.jpg)