Senin, 27 April 2026

Pemuda di Bengkulu Aniaya Pacar

BREAKING NEWS: Cemburu Pacar Banyak Simpan Nomor Pria, Pemuda di Bengkulu Aniaya Sang Pacar

Tidak Terima Pacar Banyak Simpan Nomor Pria Lain, Pemuda di Bengkulu Aniaya Sang Pacar

|
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Pelaku IA saat diintrograsi polisi. Tidak Terima Pacar Banyak Simpan Nomor Pria Lain, Pemuda di Bengkulu Aniaya Sang Pacar. 

Selanjutnya korban langsung melaporkan kejadian yang ia alami ke Polsek Ratu Agung Kota Bengkulu.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Jalan Jati Kota Bengkulu, Diduga dari Rokok Pemilik Rumah

Dari laporan korban tersebut, Tim Opsnal Polsek Ratu Agung langsung mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan penyelidikan.

Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi kemudian mengetahui bahwa pelaku bekerja di salah satu hotel yang ada di Bengkulu.

Selanjutnya polisi langsung mendatangi pelaku di tempat kerjanya, dan langsung membawa pelaku ke Polsek Ratu Agung, untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Pelaku akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun," kata Nova.

Kronologi Penganiayaan

Kronologi pemuda di Bengkulu IA (20) warga Kelurahan Tanah Patah Kota Bengkulu, aniaya pacar akibat cemburu sang pacar simpan banyak nomor pria lain.

Kejadian penganiayaan tersebut bermula sebelum pertemuan antara keduanya pada tanggal 11 Juli 2023 lalu

Dimana antara pelaku IA dan korban CR (20) warga Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu, yang merupakan pacarnya terlibat cekcok.

Cekcok bermula karena korban ketahuan oleh pelaku menyimpan nomor banyak pria di handphone miliknya.

Dimana pelaku menduga antara korban dan juga para pria yang ada di kontak handphone korban memiliki hubungan spesial.

Sehingga hal tersebut membuat pelaku menjadi cemburu dan meminta korban untuk menghapus kontak pria yang ada di handphone korban.

Namun permintaan tersebut tampaknya mengalami penolakan dari korban karena, karena menurut korban, antara korban dan para pria tersebut tidak ada hubungan yang spesial.

Keributan antara korban dan pelaku tersebut terus berlangsung melalui pesan WhatsApp.

Namun tampaknya dari hal pertengkaran tersebut ada suatu hal yang membuat pelaku menjadi naik pitam kepada korban.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved