Viral di Media Sosial
337 Juta Data Dukcapil Diduga Bocor dan Dijual Hacker, Kemendragi Buka Suara
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi menegaskan, tidak ada jejak kebocoran data
Penulis: Kartika Aditia | Editor: Hendrik Budiman
Namun, Dirjen Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim menegaskan hal sebaliknya.
"Hasil penyelidikan sementara menunjukkan tidak ada data biometrik paspor RI yang bocor. Data biometrik paspor serta data dukung permohonan paspor semua aman," kata Silmy, dikutip dari Kompas.com, Senin (187/2023).
Menurut Silmy, tim dari Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian (SISTIK) serta Direktorat Intelijen Keimigrasian Ditjen Imigrasi telah berkoordinasi dengan Kemenkominfo dan BSSN.
Mereka menyimpulkan, sementara tidak ada kebocoran basis data Imigrasi pada 2023.
Tak hanya itu, menurutnya, data yang diduga bocor dan diperjualbelikan berbentuk teks, bukan format data yang digunakan Ditjen Imigrasi.
"Masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir apabila ingin mengajukan permohonan paspor RI dan mengunggah data pribadinya untuk kepentingan tersebut," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Heboh-337-Juta-Data-Dukcapil-Diduga-Boco-Kemendragi-Buka-Suara.jpg)