Minggu, 19 April 2026

Guru di Rejang Lebong Diketapel

Trauma dan Alami Sakit Kepala, Guru yang Dianiaya Wali Murid Pakai Ketapel Minta Pindah Mengajar

Zaharman (58), guru Pendidikan Jasmani SMA di Kabupaten Rejang Lebong yang diketapel wali murid masih mengalami trauma, dan meminta pindah mengajar.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
Guru SMA di Rejang Lebong dan kapolres, dandim serta Kajari Rejang Lebong memberikan dukungan untuk guru Zaharman, korban penganiayaan wali murid pakai ketapel hingga buta. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Zaharman (58), guru Pendidikan Jasmani SMA di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu masih mengalami trauma setelah dianiaya wali murid pakai ketapel hingga buata.

Warga Simpang Beliti Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong ini juga telah mengajukan agar lokasi mengajarnya dipindahkan.

Zaharman takut untuk kembali mengajar ke sekolahnya yang lama, tempat kejadian perkara.

Keinginan Zaharman pun didukung oleh PGRI Provinsi Bengkulu dan kepala sekolah.

Zaharman mengatakan dirinya sampai saat ini masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Yang mana kejadian itu masih terbayang-bayang walaupun setelah satu pekan lebih berlalu. Ia berharap bisa dipindahkan lokasi mengajar dan menjauh dari Kecamatan Binduriangm

"Masih membayangi kejadian kemarin, saya berharap bisa dipindahkan," kata Zaharman.

Diungkapkan sang istri Erma Tati, kondisi sang suami juga masih belum membaik. Terutama pada bagian saraf yang kerap membuat kepala Zaharman kerap mengalami sakit.

Selain itu, pihak keluarganya sangat berharap pihak terkait dapat mengabulkan perpindahan lokasi mengajar suaminya. Hal itu dikarenakan sang suami mengalami trauma berat pascakejadian tersebut

"Kita masih berharap bisa disetujui, untuk lokasi pindahnya bisa di mana saja," jelas Erma.

Sementara itu, Kepsek Tuharlan Effendi mengaku mendukung keputusan dari sang guru. Sekolah tidak bisa memaksanakan sang guru untuk tetap mengajar di sana. Ia berharap sang guru ini bisa mendapatkan tempat mengajar baru yang nyaman dan aman.

"Apapun keputusannya kita dukung, kita juga berharap beliau bisa mendapatkan tempat yang nyaman dan aman," ungkap kepsek.

Baca juga: Daftar Nama Pelajar Rejang Lebong yang Lolos O2SN Nasional dan Popnas

Ketapel Kepala Guru Sebanyak 2 Kali

Wali murid EJ (sebelumnya dibuat AJ) yang menganiaya seorang guru SMAN 7 Rejang Lebong hingga Buta, ternyata menembakan ketapel sebanyak 2 kali ke bagian kepala sang guru.

Hal itu diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Juda T Tampubolon, SH, SIK, MH, saat konfrensi pers, Minggu (6/8/2023).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved