Kamis, 7 Mei 2026

Marbot Masjid Raih Beasiswa di AS

Kisah Marbot Masjid di Semarang Raih Beasiswa Kampus Ternama di Amerika Serikat

Kisah Marbot Masjid di Semarang Raih Beasiswa Kampus Ternama di Amerika Serikat

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
KOLASE Dokumentasi Kemenag
Khoirul Adib, marbot masjid di Semarang. Kisah Marbot Masjid di Semarang Raih Beasiswa Kampus Ternama di Amerika Serikat 

"Alhamdulillah, sebelum ke Amerika, saya bisa ikut kompetisi riset internasional di Korea Selatan. Alhamdulillah, saya mendapat medali perak," ceritanya.

Ibunya meninggal jelang keberangkatan ke Amerika

Di tengah rasa bahagia akan prestasi di Korea Selatan dan peluang kuliah di Amerika, mahasiswa kelahiran 2002 mendapat kabar duka.

Ibu yang sangat disayangi dan selama ini dirawatnya wafat.

Duka makin dalam karena saat itu Adib masih berada di Korea Selatan. Sehingga, dia tidak bisa mengurus jenazah ibunya hingga dimakamkan.

"Namun saya tetap kuat dan harus meneruskan perjuangan ibu, agar bisa menjadi orang bermanfaat untuk semua orang," tegas dia.

Adib mengenang, dia sebenarnya juga mendapat tawaran untuk diterima kuliah satu semester di Columbia University, salah satu Ivy League Universities di Amerika Serikat (salah satu universitas top di AS).

Namun tidak sempat menindaklanjuti pendaftarannya, karena sampai penutupan dia harus merawat ibunya yang sakit keras.

Ibunya sempat membaik sehingga dia bisa ikut kompetisi riset di Korea Selatan.

Namun, Allah sudah menetapkan batas usia sang bunda.

"Batal masuk Columbia University, saya alhamdulillah diterima di Rochester Institute of Technology, salah satu universitas bergengsi juga di AS," ucapnya penuh syukur.

Negeri Paman Sam yang selama ini ada di angan mulai terbayang.

Meski hanya 6 bulan, kesempatan kuliah di sana tidak boleh disia-siakan.

Adib mencoba mempersiapkan segala sesuatunya, sesuai kemampuannya, sembari menunggu jadwal keberangkatan.

"MOSMA Kemenag ini merupakan langkah awal bagi saya untuk bisa terbang dan terus tholabul ilmi di berbagai negara, dan terus berupaya menemukan sesuatu yang baru. Mari kita buktikan bahwa anak desa juga bisa," tukasnya.

Artikel ini Telah Tayang di Surya.co.id

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved