Minggu, 10 Mei 2026

Pilpres 2024

Respon DPW PKB Provinsi Bengkulu soal Cak Imin Merapat ke Anies Baswedan

Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu Zainal mengatakan, soal Cak Imin maju ke kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sudah terdengar sejak Muktamar VI.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Beta/TribunBengkulu.com
Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu Zainal. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini ikut angkat bicara terkait duet Anies-Cak Imin. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kabar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin merapat sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Anies Baswedan sudah sampai ke DPW PKB Provinsi Bengkulu

Ketua DPW PKB Provinsi Bengkulu Zainal mengatakan, soal Cak Imin maju ke kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 memang sudah terdengar sejak Muktamar VI PKB 2019. 

"Hasil muktamar Bali 2019, bahwa cak imin diamanahkan di 2024 harus masuk di kertas suara. Terkait dengan mereka akan berpasangan dengan siapapun, kita sebagai kader di daerah siap mendukung," jelas Zainal, Jumat (1/9/2023). 

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai rencana koalisi dengan Partai NasDem Zainal enggan berkomentar banyak.

Ranah tersebut merupakan wewenang dari DPP PKB. Pihaknya sebagai kader daerah, dipastikan akan patuh apapun hasil instruksi dari PKB pusat 

"Pokoknya siapa pun pasangan beliau kita siap mendukung," kata anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini. 

DPD Demokrat Kecewa

Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Kabar duet Anies - Cak Imin ini membuat kecewa Partai Demokrat. Termasuk DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu.

Pasalnya, dari kesepakatan sebelumnya Anies digadang-gadang akan dipasangkan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maju ke Pilpres 2024 nanti. 

"Ini betul-betul sebenarnya mengingkari kesepakatan bersama, kita sangat kecewa karena sebelumnya sudah dibuat satu kesepakatan. Kalaupun memang mengarah ke siapa pun, harusnya berkoordinasi ke tiga partai. Ini kan tidak ada koordinasi, sudah jadi baru diberitahukan. Kaget kita, dari DPP juga belum ada kesepakatan," sesal Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu Edison Simbolon, Kamis (31/8/2023). 

Sebelumnya, Anies Baswedan diusung Capres oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari NasDem, Demokrat, dan PKS. Namun, diakhir bulan Agustus ini, kabar mengejutkan mengancam koalisi ini bubar. 

"Itulah tidak konsisten dalam komitmen, padahal dulu komitmennya sudah jelas, dan kejadian ini tanpa ada informasi dan segala macam. Kebersamaan bersama Muhaimin itu baru dikasih tahu," kata Edison. 

Atas dipilihnya Cak Imin menjadi Cawapres Anies Baswedan membuat Partai Demokrat merasa dikhianati lantaran selama ini disepakati akan mengusung putra sulung dari Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. 

"Karena sudah ada komitmen bertiga, sudah kemana-mana, Demokrat, PKS, Nasdem. Kenapa dibuat begitu," ungkap Edison. 

Baca juga: Daftar Nama 35 Caleg PKB untuk DPRD Kota Bengkulu, Masyarakat Bisa Berikan Tanggapan

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved