Minggu, 17 Mei 2026

RSKJ Soeprapto Bengkulu

Ada Layanan Daycare di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, Ini Tujuan dan Manfaatnya

Untuk mencegah kambuhnya pasien dengan gangguan jiwa, Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Provinsi Bengkulu memiliki layanan Daycare.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan Meky Riswandi SKM menjelaskan, layanan Daycare di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Untuk mencegah kambuhnya pasien dengan gangguan jiwa, Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Provinsi Bengkulu memiliki layanan Daycare.

Apa itu layanan Daycare? Yaitu suatu program gagasan terbaru dari RSKJ Provinsi Bengkulu.

Dengan konsep memberi pelatihan kepada para pasien dengan gangguan jiwa, yang sudah dinyatakan sembuh, dan sudah pulang ke rumah.

Mulai dari pelatihan perkebunan, tata boga, keterampilan, perikanan, peternakan, dan lainnya.

Untuk memberikan materi pelatihan, pihak RSKJ akan bekerjasama dengan pihak Balai Latihan Kerja (BLK).

"Pelayanan Daycare ini merupakan pelayanan yang baru kita terbitkan di RSKJ ini. Guna pelayanan ini kepada pasien yang sudah pulang ke rumah, diutamakan mereka dapat mendapatkan pelatihan kegiatan," ungkap Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan, Meky Riswandi SKM, Selasa (10/10/2023).

Dikatakan Meky, kebanyakan pasien yang sudah pulang ke rumah dan dinyatakan sembuh, masih berpotensi untuk kembali sakit.

Salah satu faktor yang menyebabkannya adalah karena tidak adanya aktivitas yang dilakukan pasien setelah pulang ke rumah.

Hal tersebut membuat pasien lebih banyak melamun, apalagi ketika mereka tidak memiliki keterampilan.

Hal tersebut tentu akan membuat mereka merasa depresi, dan berpotensi untuk kembali kambuh.

"Jadi melalui layanan Daycare, mereka bisa mengikuti pelatihan. Mulai dari tata boga, peternakan, pertanian, menjahit, dan lainnya. Kegiatan ini nantinya akan kita kerjasamakan dengan kegiatan BLK," kata Meky.

Selain mencegah terjadinya kembali kekambuhan, juga memiliki manfaat bagi diri pasien sendiri.

Serta hal tersebut juga akan menghilangkan stigma dari masyarakat, bahwa pasien RSKJ yang sudah pulang hanya akan menjadi beban.

Adanya keterampilan yang diberikan pada pasien, diharapkan akan membuat kehidupan pasien akan menjadi lebih baik lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved