Sabtu, 2 Mei 2026

Kalender 2024

Kapan Awal Puasa Ramadhan 2024? Cek Jadwalnya Berdasarkan Kalender Islam

Kedatangan bulan puasa sangat dinantikan oleh umat islam, dimana bulan puasa merupakan bulan yang mulia

Tayang:
Penulis: Yuni Astuti | Editor: Hafi Jatun Muawiah
TribunBengkulu.com
Ilustrasi. Kapan Awal Puasa Ramadhan 2024? Cek Jadwalnya Berdasarkan Kalender Islam 

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

"Maka barangsiapa di antara kalian menyaksikan bulan maka hendaklah ia berpuasa (pada) nya."

Selain itu, para ulama juga berpedoman hadits yang Rasulullah SAW sebagai berikut:

صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِينَ


"Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah kalian karena melihatnya. Jika kalian terhalang (dari melihatnya) maka sempurnakanlah bilangan Sya'ban menjadi tiga puluh hari." (HR. Bukhari, hadits no. 1776).

Jadi dapat disimpulkan bahwa penentuan awal bulan ramadhan hanya bisa ditetapkan dengan melihat hilal atau menyempurnakan bulan Sya'ban menjadi 30 hari.

Baca juga: 20 Template Kalender 2024 Format PNG dan PSD, Lengkap Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama

2. Metode Hisab

Metode Hisab juga biasa digunakan oleh umat Islam untuk menentukan awal bulan puasa. Metode Hisab ini dilakukan oleh bebeapa ulama seperti Ibnu Suraji, Taqiyyuddin al-Subki, Mutharrif bin Abdullah dan Muhammad bin Muqatil mengatakan awal puasa dapat ditetapkan menggunakan metode ini. Metode Hisab merupakan perhitungan untuk menentukan posisi hilal.

Pernyataan ulama itu didasarkan pada firman Allah SWT dalam surah Yunus ayat 5 sebagai berikut:

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ

"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu)."

Ayat tersebut menyimpulkan jika Allah mensyriatkan kepada manusia untuk menggunakan hisab dalam menentukan awal dan akhir bulan dalam kalender hijriyah.

Rasulullah juga bersabda :

إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ

"Jika kalian melihat hilal (hilal Ramadhan) maka berpuasalah, dan jika kalian melihatnya (hilal Syawal) maka berbukalah. Jika kalian terhalang (dari melihatnya) maka perkirakanlah ia."

 

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved