Polisi Kantongi Identitas Pelaku Curanmor di Jalan Padat Karya Bengkulu
Pelaku yang berhasil diamankan warga diketahui berinisial AB (41) yang merupakan seorang petani, warga Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Polisi kantongi identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi di Jalan Padat Karya 5 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.
Pelaku yang berhasil diamankan warga diketahui berinisial AB (41) yang merupakan seorang petani, warga Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan.
Sedangkan untuk rekan pelaku AB yang sebelumnya berhasil kabur, saat ini identitasnya juga sudah dikantongi polisi.
Saat ini anggota Resmob Macan Gading Satreskrim Polresta Bengkulu, sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Saat ini kita masih lakukan pengembangan," ungkap Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Aris Sulistyono melalui PS Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Mulyo Hartomo, Senin (27/11/2023).
Dari tangan pelaku yang berhasil diamankan, polisi telah mengamankan beberapa barang bukti.
Di antaranya 1 bilah pisau dapur, 1 mata obeng ketok yang sudah diruncingkan (kunci T), dan 1 unit sepeda motor Honda Scoopy yang gagal dicuri pelaku.
Diberitakan sebelumnya, kronologi pelaku curanmor di salah satu kosan yang ada di Jalan Padat Karya 5 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu babak belur dihajar massa, terjadi pada Minggu (26/11/2023) kemarin.
Kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WIB dinihari saat penghuni kosan sedang terlelap tidur, hanya saja motor milik penghuni kosan terparkir di luar kosan.
Saat itu pelaku yang berjumlah 2 orang mendatangi TKP, dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max berwarna hitam.
Satu orang pelaku kemudian masuk ke dalam pekarangan kosan yang kebetulan pagarnya tidak terkunci, sedangkan 1 pelaku lagi menunggu di motor untuk memantau situasi.
Namun saat salah satu pelaku menghampiri motor Honda Scoopy milik korban, pelaku tidak sengaja menjatuhkan kunci T miliknya.
Akibat terjatuhnya kunci T tersebut, penghuni kosan yang mendengar suara tersebut langsung keluar, dan melihat pelaku.
Pelaku yang panik karena aksinya ketahuan kemudian langsung berlari untuk keluar, namun saat berlari, pelaku sampai menabrak pagar kosan yang membuat pelaku terjatuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Salah-satu-pelaku.jpg)