Anak Artis Pelaku Bully Murid
'Kaget Viral Begini' Kata Pemilik Warung TKP Aksi Bully Siswa Binus School Libatkan Anak Vincent
Diketahui, video bully tersebut terjadi di Warung Ibu Gaul yang terletak di seberang Binus School Serpong.
Pun saat disuruh mengucapkan kalimat permintaan seniornya, ia pun menurutinya.
"Bilang apa," kata remaja di video.
"Sarah, Sarah," ujar korban.
"Gob**k, bokap lu tentara, lu gob***," pungkas remaja yang mengenakan kaos cokelat.
Tak cuma menghardik, remaja diduga anggota geng tai itu juga memukul dada dan mencekik leher korban.
Diperlakukan tak manusiawi, korban hanya diam.
Sementara anggota geng lainnya tampak puas tertawa melihat perundungan di depannya.
Di video singkat tersebut, publik penasaran dengan keberadaan Legolas anak Vincent Rompies yang diduga ikut terlibat.
Diduga saat perundungan itu terjadi, Legolas ikut menertawakan sembari menyemburkan asap rokok ke arah korban.
Remaja di video yang mengenakan kaos abu-abu dan celana putih dekat korban itu diduga adalah Legolas.
Polisi turun tangan
Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan mengaku sudah menerima laporan dugaan perundungan dari pihak keluarga korban. Kini, kasus tersebut sedang diselidiki oleh jajaran penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak.
“Proses hukum sedang berjalan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan AKP Alvino saat dihubungi, Senin (19/2/2024).
Menurut Alvino, penyidik sudah meminta keterangan dari korban dan keluarganya. Selain itu, penyidik juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan menggali keterangan sejumlah saksi.
Kepala Unit PPA Polres Tangerang Selatan Ipda Galih Dwi Nuryanti menjelaskan, TKP perundungan antar siswa Binus International School Serpong terjadi di salah satu warung di depan sekolah.
“TKP ini di salah satu warung yang berlokasi di depan sekolah menengah atas tersebut,” ujar Galih saat dikonfirmasi.
Lokasi ini disebut-sebut sebagai tempat berkumpul para siswa anggota kelompok “Geng Tai” Binus School Serpong. Tempat ini diberi nama Warung Ibu Gaul.
Korban Alami Luka memar hingga bakar
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata Galih, pelaku perundungan dipastikan lebih dari satu orang. Namun, dia belum dapat menjelaskan secara terperinci berapa banyak siswa yang terlibat.
“Dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku yang saat ini masih kami lakukan proses penyelidikan,” kata Galih.
Dia hanya menerangkan, akibat kekerasan yang dilakukan, korban mengalami banyak luka memar dan luka bakar di tubuhnya.
Kepolisian sudah melakukan visum terhadap korban. Sayangnya, Galih belum bisa membeberkan benda panas apa yang mengakibatkan luka bakar tersebut.
“Luka bakar akibat terkena suatu benda yang panas. Saat ini masih kami lakukan proses penyelidikan,” kata Galih.
Adapun hingga saat ini korban perundungan siswa “Geng Tai” Binus School Serpong ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sekolah investigasi
Terkait hal ini, pihak Binus International School Serpong sedang mendalami dugaan kasus perundungan yang melibatkan siswanya.
Humas Binus School Haris Suhendra menegaskan, kasus yang mengakibatkan salah seorang siswa harus menjalani perawatan itu, terjadi di luar lingkungan sekolah.
“Sejauh ini masih dalam penanganan sekolah, dan kejadian ini di luar sekolah,” ujar Haris saat dihubungi.
Menurut Haris, kasus perundungan ini menjadi prioritas utama untuk ditindaklanjuti. Pihak sekolah pun dalam proses pemanggilan siswa yang diduga kuat terlibat aksi perundungan.
Di samping itu, pihak juga akan memanggil orangtua atau wali murid para terduga pelaku perundungan.
“Sejauh ini kami sudah memanggil yang terlibat dan masih dalam proses,” ujar Haris.
Kendati demikian, Haris belum menjelaskan secara terperinci pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perundungan. Dia juga belum mengungkap kemungkinan sanksi yang dijatuhkan pihak sekolah, bagi para siswa yang terbukti terlibat.
“Masih dalam proses, Mas. (Penindakannya) mengikuti aturan sekolah yang sudah ada,” kata Haris.
Janji usut tuntas
Dari beberapa siswa yang diduga terlibat perundungan, Haris membenarkan bahwa salah satu diantaranya adalah anak dari pesohor berinisial VR.
“Iya,” ujar Haris Suhendra saat ditanya soal kebenaran kabar keterlibatan anak VR.
Haris belum berkomentar lebih jauh terkait hal itu. Dia hanya mengatakan bahwa pihak sekolah juga bakal memanggil VR selaku wali murid.
Terlepas dari siapa saja pihak yang terlibat, Binus School Serpong berjanji akan mengusut tuntas dugaan perundungan tersebut.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap korban, sekaligus menegakkan aturan di sekolah.
“Kami sedang menyelidiki peristiwa ini secara serius dan cepat. Tujuan kami adalah memberikan dukungan kepada korban,” kata Haris.
Haris menegaskan bahwa pihak sekolah juga akan berupaya mencegah kejadian serupa terulang kembali pada masa mendatang.
“Binus School Serpong tidak akan menoleransi tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun,” pungkasnya Haris.
Curhatan Ibunda Korban
Curhatan akun Mama Allena yang disebut adalah akun ibunda korban belakangan viral.
Dalam ceritanya, akun tersebut mengurai kronologi sang putra dianiaya oleh geng pembuat onar di sekolah.
Berikut adalah cerita di akun Mama Allena yang tengah viral:
"Ya benar adanya telah dilakukan kekerasan terhadap anak saya yang dilakukan seniornya anak-anak kelas 3 SMA Binus Inernasional School Serpong sekelompok genk sekolah, dan mereka mempunyai peran masing-masing dalam kejahatannya," tulis akun Mama Allena.
"Sejak tanggal 2 Februari anak saya dihajar, dipiting, dicekik, diikat di tiang, ditendangin, diludahi bergantian, disundutin pake rokok badannya, dipukul pake kayu dari belakang, dihajar bagian perutnya, dan ditonton banyak orang, masih banyak lagi yang gak bisa saya sebutkan dan berlanjut part ke-2 sebelum pemilu, dihajar lagi dan dibakar tangannya pake korek api yang dipanasin," ungkapnya.
"Dan tololnya mereka videokan, saya sudah dapat videonya dan mereka bilang itu hanya pemanasan, dan akan dilanjut lagi hari kamis, untungnya keburu saya tahu dan langsung bertindak malam itu juga. Kenapa anak saya tidak bisa melawan, karena diancam kalau lapor dan melawan adiknya yang kelas 6 SD akan dianiaya juga, akan dilecehkan dan bahkan mengancam membunuh," sambungnya.
"Saya sempat berpikir apakah anak saya ada salah duluan pernah mukul orang atau berantem kenapa? tapi ternyata itu cuma ditatar kakak kelasnya yang katanya biar mentalnya kuat. Situ sehat tong natar anak gue, sini lu pada gantian gue tatar sekarang, gimana perasaan orang tua lu, waras kah?," tulisnya.
Sementara pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan, publik masih dibuat penasaran dengan kebenaran isu yang menyeret nama Vincent Rompies tersebut.
Hingga artikel ini ditayangkan, pihak Vincent Rompies belum memberikan klarifikasi dan tanggapan terkait isu yang tengah viral.
Pun dengan akun Mama Allena yang kini lenyap dan berganti nama.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Dapatkan informasi lainnya di GoogleNews: Tribun Bengkulu
Ikuti saluran WA TribunBengkulu.com
Anak Artis Pelaku Bully Murid
Anak Vincent
Vincent Ryan Rompies
Vincent Rompies
Viral X
viral
viral di media sosial
berita viral
Kabar Selebritis
selebriti
| 4 Siswa Ditetapkan Tersangka Kasus Bullying Siswa di Binus School Libatkan Anak Vincent Rompies |
|
|---|
| Vincent Rompies Ternyata Belum Pernah Temui Keluarga Siswa Korban Bully yang Melibatkan Anaknya |
|
|---|
| Penyebab Vincent Rompies Marah-Tak Terima Anaknya Dikeluarkan Dari Binus School Imbas Kasus Bullying |
|
|---|
| Marahnya Vincent Rompies Anaknya Dikelurakan, Keputusan Sekolah Disebut Berlebihan dan Sepihak |
|
|---|
| Vincent Rompies Marah-Tak Terima Anaknya Dikeluarkan Dari Binus School Imbas Terlibat Kasus Bully |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kolase-Pemilik-Warung-dan-Aksi-Perundungan-yang-Dilakukan-Genk-TAI-di-Binus.jpg)