Sabtu, 11 April 2026

Teror Preman Palak Anak Kos di Bengkulu

Viral, Teror Preman Palak Anak Kosan di Bengkulu, Begini Modusnya

Teror preman palak anak kosan di Bengkulu viral di media sosial, kejadian tersebut dialami oleh salah satu anak kosan yang ada di Jalan Sumur Dewa.

|
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
HO/TribunBengkulu.com
Viral teror preman palak anak kosan. Kejadian tersebut dialami oleh salah satu anak kosan yang ada di Jalan Sumur Dewa Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Teror preman palak anak kosan di Bengkulu viral di media sosial, kejadian tersebut dialami oleh salah satu anak kosan yang ada di Jalan Sumur Dewa Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Terungkapnya modus preman yang palak anak kosan tersebut, bermula dari adanya postingan di media sosial (Medsos) Instagram.

Dalam postingan yang ada di Medsos tersebut seorang anak kosan menceritakan bahwa dirinya didatangi oleh pelaku ke kosan miliknya.

Untuk modus yang dilakukan oleh pelaku, yaitu dengan cara mematikan sekring listrik kosan korban, yang membuat korban keluar untuk memeriksa sekring listrik.

Selanjutnya pelaku akan bertanya-tanya terkait info seputar informasi di kosan kepada korban.

Kemudian pelaku langsung mengeluarkan kata-kata ancaman kepada korban, dan meminta korban membayar sejumlah uang jika ingin aman.

Bahkan pelaku sempat ingin memaksa untuk masuk ke dalam kosan korban, namun tidak jadi karena ada penghuni kosan lain yang baru pulang.

Terkait dengan postingan yang ada di Medsos tersebut, TribunBengkulu.com langsung mendatangi TKP untuk mencari tahu kebenarannya.

Namun sayangnya saat tiba di TKP korban yang menceritakan pengalamannya di medsos tersebut sedang tidak ada si tempat.

Sehingga TribunBengkulu.com mencoba untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada tetangga kosan korban.

Agung, tetangga depan kosan korban membenarkan adanya kejadian tersebut usai mendapatkan cerita dari korban.

Diakui Agung, berdasarkan informasi yang ia tahu, kejadian seperti itu baru pertama kali terjadi di kosan mereka.

"Jadi pelaku itu datang, lalu minta uang dengan orang depan ini yang merupakan seorang perempuan. Tapi setahu saya orang depan ini tidak sempat memberi uang kepada pelaku itu," ungkap Agung, Jumat (22/3/2024).

Akan tetapi di kosan mereka tersebut dari sepengatahuan Agung memang baru pertama, namun ia mendapatkan informasi bahwa pelaku juga pernah beraksi memalak penghuni kosan di TKP lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved