Minggu, 19 April 2026

Remaja Perempuan Berkelahi

Polisi Cek TKP, Viral Video Remaja Perempuan di Rejang Lebong Dibully

Beredar di sosial media sebuah video viral terkait perkelahian atau pembulian. Dalam video itu memperlihatkan seorang remaja perempuan dibully.

|
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com/Polsek Sindang Kelingi
Polsek Sindang Kelingi saat melakukan pengecekan di lokasi video viral remaja berkelahi, Minggu (24/3/2024) siang. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Beredar di sosial media sebuah video viral terkait perkelahian atau pembullyan di Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Dalam video itu memperlihatkan seorang remaja perempuan yang tampak dibully hingga diajak berkelahi oleh remaja lainnya di sebuah jalan perkebunan.

Adapun lokasi dalam video viral di jalan pedesaan Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi.

Usai mendapati informasi terkait video itu, Polsek Sindang Kelingi langsung bergerak menuju lokasi.

Kapolsek Sindang Kelingi Iptu M Dodi Mardiansyah, SH mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan pengecekan lokasi video viral itu pada Minggu (24/3/2024) siang.

Pada saat dilaksanakan pengecekan, ia membenarkan lokasi kejadian tersebut terjadi di Jalan Pedesaan Dusun 5 Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi.

Untuk pelaku video viral menurut keterangan bukan warga setempat. Diduga itu adalah warga lain yang menumpang ribut di sana saja.

"Sudah kita datangi lokasinya, itu bukan warga setempat, informasinya warga di kecamatan lain arah Kepala Curup," kata kapolsek.

Ditambahkan Sekdes Belitar Muka Andri membenarkan adanya kejadian dalam video itu.

Peristiwa itu benar terjadi di desanya seperti dalam video viral. Namun Andri menegaskan bahwa pelaku dalam video itu bukan warga Desa Belitar Muka.

Hal ini juga dikuatkan dari pengakuan masyarakat lainnya yang mengatakan tidak mengenal remaja dalam video itu.

"Jadi bukan warga desa sini tapi dari desa lain, tapi benar videonya itu disini," papar Andri.

Dalam video yang ada di sosial media instagram @curup_kito itu terlihat remaja perempuan yang diduga masih berstatus sebagai pelajar sekolah menengah pertama terlihat sedang berkelahi.

Menggunakan bahasa daerah, remaja perempuan menggunakan pakaian berwarna hitam tampak mengolok-olok remaja perempuan yang menggunakan jaket berwarna pink.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved