Kamis, 16 April 2026

Mapolda Lampung Ditembaki OTK

Ada Transaksi Jual-Beli Mobil Curian Sebelum Kasus Penembakan Mapolda Lampung

KA awalnya terduga pelaku pencurian mobil yang sedang dalam penyelidikan Resmob. Dari hasil penyelidikan, akan ada transaksi jual-beli sebuah mobil

Editor: Hendrik Budiman
KOMPAS.COM/DOK. Humas Polda Lampung
KA, pelaku penjualan mobil curian yang berhubungan dengan kasus penembakan Mapolda Lampung, Minggu (7/4/2024). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus penembakan ke arah Mapolda Lampung pria diduga pelaku berhasil ditangkap, pada Minggu (7/4/2024).

Pelaku diduga melakukan transaksi jual-beli kendaraan hasil pencurian.

Kapolda Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Helmy Santika mengatakan, pelaku yang ditangkap berinsial KA.

"Hasil penyelidikan KA ini adalah pelaku penjualan mobil curian," kata Helmy dalam keterangan pers, Minggu (7/4/2024).

Helmy memaparkan hubungan KA dengan kasus penembakan ke arah Mapolda Lampung yang terjadi pada Sabtu (6/4/2024) dini hari kemarin.

Menurutnya, KA awalnya terduga pelaku pencurian mobil yang sedang dalam penyelidikan Resmob. Dari hasil penyelidikan, akan ada transaksi jual-beli sebuah mobil jenis Honda Jazz.

Baca juga: Nasib Pilu Ibu Boyong 4 Anaknya Kehabisan Ongkos Pulang Kampung Usai Diusir Mertua dan Suami

Dalam penelusuran, mobil itu ditemukan terparkir di depan sebuah rumah makan yang berada di Jalan Ryacudu, Kecamatan Sukarame.

Anggota lalu berusaha melakukan pengungkapan dan hendak menangkap penjual maupun komplotan pencuri itu.

"Hingga akhirnya terjadi penembakan sebanyak 3 kali yang mengarah ke mapolda," kata Helmy.

KA ditangkap di sebuah kelurahan di Bandar Lampung. Setelah ditelusuri KA ikut terlibat dalam penembakan ke arah Mapolda Lampung itu. 
 
"Mobil Jazz yang hendak dijual itu diperoleh dari seseorang berinisial A. Kita sedang melakukan pengejaran. Identitas sudah kita kantongi," katanya.

Kronologi Kejadian

Kronologi Mapolda Lampung diduga ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (6/4/2024) dini hari.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk dapat dipastikan penyebabnya.

"Polda Lampung masih selidiki suara letusan pada sabtu dini hari," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah Astutik, Minggu (7/4/2024).

Ia mengatakan, polisi pasca peristiwa tersebut masih melakukan proses penyelidikan oleh Ditreskrimum.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved