Kamis, 9 April 2026

Viral Bupati Kejar Pendemo Pakai Parang

Sosok Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Ternyata Pernah Ancam Bunuh Pendemo Sebelum Viral

Sosok Bupati Halmahera Utara Frans Manery Pernah Ancam Bunuh Pendemo Sebelum Viral Kejar Pendemo Pakai Parang

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Kolase dan Aksi Bupati Halmahera Utara Frans Manery mengejar pendemo menggunakan parang itu viral di media sosial, Jumat (31/5/2024). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok Bupati Halmahera Utara Frans Manery Pernah Ancam Bunuh Pendemo Sebelum Viral Kejar Pendemo Pakai Parang.

Aksi Bupati Halmahera Utara Frans Manery mengejar pendemo menggunakan parang itu viral di media sosial, Jumat (31/5/2024).

Sebelumnya, Frans Manery pada Februari 2023 lalu pernah diduga mengancam bunuh pengunjuk rasa.

Gara-gara ucapannya itu, hingga Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Maluku Utara, Nimron Lasa May kala itu akan melaporkan Bupati Halmahera Utara Frans Manery ke Polda.

Mereka melaporkan Frans Manery ke Polda Maluku Utara terkait ucapannya yang dianggap kasar dan mengancam saat demonstrasi terkait dugaan korupsi di Halamhera Utara, Rabu (22/2/2023).

"Frans kan seorang pejabat publik, aksi GMNI hanya menyampaikan dugaan korupsi malah tanggapi kami se kasar itu."

"Ini menurut kami sudah unsur pidana,”tegas Nimrod Lasa kepada Tribunternate.com, Kamis (23/2/2023) lalu.

Baca juga: Biodata dan Profil Bupati Halmahera Utara Frans Manery yang Viral Kejar Pendemo Pakai Parang

“Secara kelembagaan kami merasa tersinggung. Besok rencana kami masukan laporan ini ke Polda,”ujarnya kala itu.

Saat itu, unjuk rasa dugaan korupsi oleh GMNI Cabang Halmahera Utara, ditanggapi sadis dari sang Bupati Frans Manery.

Saat menemui pengunjukrasa Frans Manery marah besar.

Ia bahkan mengucapkan kata-kata kasar.

Ucapan kasar Frans Manery itu pun tersebar dan viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Facebook atas nama @Tony Pulo, memperlihatkan, Bupati Frans Manery, marah-marah pada pengunjuk rasa.

Ia bahkan menyuruh seluruh pegawainya yang ada disitu mengambil kayu untuk memukul pendemo.

“Pegawai samua ayo ambil kayu panggal la Tunggu komando,”ajak Frans dalam video tersebut, Rabu (22/2/2023).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved