Kamis, 23 April 2026

Polwan Bakar Suami di Mojokerto

Sosok Briptu FN Polwan Bakar Suaminya Briptu RDW di Mojokerto Perkara Masalah Gaji ke-13 Ludes

Sedangkan istri korban, Briptu FN sudah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk diperiksa.

Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Kolase Briptu FN (kiri) dan Asrama Polisi Polres Mojokerto (kanan). Sosok Briptu FN Polwan Bakar Suaminya Briptu RDW di Mojokerto Perkara Masalah Gaji ke-13 Ludes 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok Briptu FN (28) polwan yang diduga bakar suaminya Briptu RDW (29) di asrama polisi Polres Mojokerto, pada Sabtu (8/6/2024).

Diketahui, akibat peristiwa itu, Briptu RDW mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan masih dirawat di rumah sakit.

Briptu RDW merupakan anggota Polri asal Desa Sumberjo, Plandaan, Jombang, yang berdinas di Polres Jombang.

Sedangkan Briptu FN, anggota SPKT Polres Mojokerto Kota.

Saat ini Briptu RDW tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, karena mengalami luka bakar.

Sedangkan istri korban, Briptu FN sudah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk diperiksa.

"Pelaku masih kami lakukan pemeriksaan bergabung dengan Krimum dan Bidpropam Polda Jatim," jelas Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri Polres Mojokerto Kota.

Pemicu Pembakaran

Terungkap pemicu Polwan berinisial Briptu FN (28) membakar suaminya Briptu RDW  (29) di Kompleks Asrama Polisi Polres Mojokerto, Sabtu (8/6/2024).

Akibat peristiwa itu, Briptu RDW mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan masih dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan kronologi yang dirilis Polisi, pada Sabtu (8/6/2024) pukul 09.00 WIB pagi, Briptu FN mengecek saldo ATM milik suaminya dan mendapati gaji ke-13 sejumlah Rp 2,8 juta tinggal tersisa Rp 800 ribu.

Setelah itu ia menghubungi suaminya untuk mengonfirmasi dan meminta korban segera pulang.

Sebelum pulang, FN membeli bensin terlebih dahulu dan memasukkannya ke botol air mineral.

Sesampainya di rumah, botol berisi bensin itu diletakkan di atas lemari di teras rumahnya.
FN juga sempat mengancam RDW dengan mengirim foto bensin.

"(FN) memfoto (botol itu), setelah itu dikirimkan ke WA korban agar segera pulang," ucap Kapolresta Mojokerto, AKBP Daniel S Marunduri dalam keterangannya, Sabtu (8/6/2024).

FN lalu meminta ART mereka, Marfuah, membawa ketiga anaknya bermain di luar.

Lalu pada pukul 10.30 WIB, tak lama RDW pulang dan langsung diajak masuk ke dalam rumah.

Pintu pun dikunci dari dalam.

RDW lalu diminta mengganti bajunya dengan kaus lengan pendek dan celana pendek.

Setelah itu keduanya terlibat cekcok.

"(Setelah itu) tangan kiri korban pun diborgol dan dikaitkan di tangga yang berada di garasi. Dan dalam kondisi duduk di bawah, korban pun langsung disiram menggunakan bensin yang sudah disiapkan oleh terduga pelaku di sekujur tubuhnya dan korban hanya diam saja," terang Daniel.

"Setelah itu terduga pelaku menyalakan korek dan membakar tisu yang dipegang menggunakan tangan kanan sambil berkata 'ini lo yang lihaten iki' namun korban diam saja," lanjutnya.

Nahas api yang membakar tisu itu menyambar tangan FN dan menjalar ke tubuh RDW yang berlumuran bensin.

Korban pun berteriak minta tolong dan berusaha menyelamatkan diri ke luar, namun tak bisa karena terhalang mobil dan tangannya terborgol ke tangga lipat.

Salah satu saksi, Bripka Alvian, yang mendengar teriakan itu lalu langsung masuk dan mencoba memadamkan api. Korban lalu langsung dibawa ke rumah sakit.

"Setelah itu saksi melaporkan kepada pimpinan dan mendatangkan ambulans untuk pertolongan pertama terhadap korban ke rumah sakit," ucapnya.

Dalam peristiwa tersebut, polisi mengumpulkan barang bukti berupa satu buah botol air mineral 1,5 ml, satu buah korek api bensol, satu buah borgol, satu buah tangga, satu buah baju judogi dan satu bungkus serpihan sisa baju korban yang terbakar.

Polisi Dalami Motif

Diketahui, kini korban RDW  mengalami luka bakar yang cukup parah setelah dibakar Briptu FN (28).

Kini RDW sedang dirawat di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pelaku Briptu FN sudah ditangkap dan sedang dalam pemeriksaan.

"Untuk (motif) pelaku masih kita dalami dan kita juga lakukan pemeriksaan bersama Ditreskrimum dan Bid Propam Polda Jatim," kata Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri Polres Mojokerto Kota, Sabtu (8/6/2024) malam.

Petugas juga masih menyelidiki penyebab serta kronologi pembakaran.

Namun, dari keterangan awal yang didapatkan, peristiwa itu dipicu konflik rumah tangga.

"Untuk kronologi awal masih kita lakukan pemeriksaan. Yang penting (untuk diketahui), ini adalah konflik dalam keluarga dan kebetulan adalah keduanya anggota Polri," kata Daniel.

Artikel Ini Telah Tayang di BangkaPos.com

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved