Berita BPJS Kesehatan Bengkulu
BPJS Kesehatan-Pemkab Kaur Rakor Bersama 5 Desa PESIAR, Ini Harapan Bupati Lismidianto
Rakor ini dalam Rangka memetakan Masyarakat Desa yang belum terlindung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Lima Desa Jadi Pilot Project.
TRIBUNBENGKULU.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Kaur gelar Rapat Koordinasi (Rakor), Monitoring dan Evaluasi Implementasi Pelaksanaan Petakan, Sisir, Advokasi dan Registrasi (PESIAR) Tingkat Kabupaten Kaur Tahun 2024.
Rakor ini dalam Rangka memetakan Masyarakat Desa yang belum terlindung Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Lima Desa Jadi Pilot Project Program PESIAR BPJS Kesehatan
Dalam sambutanya, Bupati Kaur Lismidiato menyampaikan, meski tahun 2023 lalu, kabupaten Kaur mendapatkan penghargaan UHC award, karena telah mencapai lebih dari 95 persen penduduk Kabupaten Kaur sudah terdaftar program JKN.
Pemerintah daerah masih pekerjaan rumah yang harus terus dikerjakan dalam perlindungan dan layanan Kesehatan masyarakat.
"Pekerjaan rumah selanjutnya adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sesuai dengan misi nomor 5 kaur berseri yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien, terjangkau, dan holistik," kata Lismidianto, Kamis (19/7/2024).
Baca juga: Tujuh Desa di Mukomuko Jadi Pilot Project Program PESIAR BPJS Kesehatan
Dari data BPJS Kesehatan cakupan peserta JKN di kabupaten kaur sampai dengan bulan juli 2024 ini sudah hampir mencapai 100 persen dari total penduduk.
Akan tetapi, kenyataannya di lapangan masih ada masyarakata belum punya jaminan Kesehatan atau belum merata di masing-masing desanya, untuk peran kepala desa untuk bisa menyisirnya.
"Terkait dengan pendataan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan dengan sinergi antara pemerintahan desa juga OPD terkait. warga yang meninggal, yang pindah alamat ke luar kaur, warga pendatang baru, itu semua harus terdata dengan baik. jadi, tolong bantuan kepala desa untuk menyisir dan mendata warga di desa nya masing-masing," tegasnya.
Lismidianto berharap kedepan tidak ada lagi warga masyarakat Kaur yang terkendala berobat karena belum memiliki jaminan kesehatan.
Ia juga minta masyarakat segera laporkan melalui dinas terkait dan ke bpjs kesehatan sehingga bisa langsung aktif.
“Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menjadikan jaminan kesehatan di kabupaten kaur menjadi salah satu prioritas pembangunan SDM masyarakat kaur” Katanya
Dari Rakor ini Bupati juga meminta kepada Pihak BPJS Kesehatan untuk selalu mengingatkan Pemkab Kaur jika ada pembayaran iuran BPJS kesehatan yang belum terselesaikan dan akan diprioritaskan sesuai dengan kemampuan finansial pemerintah daerah.
Kepala OPD agar secara bersama-sama mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk memastikan dirinya beserta keluarganya terdaftar program JKN serta membayar iuran tepat waktu.
Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Bengkulu Mahyuddi berikan Apresiasi kepada pemkab Kaur yang telah memberikan dukungan penuh untuk mensukseskan program JKN sehigga untuk wilayah kaur cakupan kepesertaanya sudah di atas 98 Persen.
Maka untuk memastikan angkat tersebut menyeluruh BPJS Kesehatan lakukan Pilot Project Prgram PESIAR di Lima Desa Kabupaten Kaur.
| UHC Kaur Capai 98 Persen, BPJS Kesehatan Dorong Akses Layanan Semakin Merata |
|
|---|
| Sinergi BPJS Kesehatan dan Pemkab Seluma Demi Layanan Kesehatan yang Adil dan Merata |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Sinkronisasi Data PBI untuk Perluas Cakupan JKN di Bengkulu Tengah |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Genjot Keaktifan Peserta, Akses Layanan Kian Merata |
|
|---|
| Merawat Asa, Lugimen Bertahan dengan BPJS Kesehatan, Jalani Cuci Darah Dua Kali Sepekan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/BPJSKesehatan-Cabang-Bengkulu-dan-Pemerintah-Kabupaten-Kaur-gelar-Rapat-Koordinasi.jpg)