UMKM Bengkulu
Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia
Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Siang itu, Syahrul terlihat baru selesai merapikan bengkelnya saat TribunBengkulu.com menyambanginya.
Syahrul adalah salah satu perajin dol di Kota Bengkulu, bengkel kerajinannya berlokasi di Jl M Hasan, Kelurahan Pasar Baru, Kota Bengkulu.
Dol merupakan salah satu alat musik tradisional khas Bengkulu yang saat ini sudah dikenal luas bahkan hingga mancanegara.
Kepada TribunBengkulu.com, Syahrul mengatakan, bahan utama pembuatan dol adalah bongkol pohon kelapa.
Bahan utama bongkol pohon kelapa didapat dari Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan dan Kaur.
Biasanya Syahrul membelinya dengan harga Rp 300 ribu per bongkol untuk pemesanan minimal 30 sampai 40 bongkol.
“Harga bongkol Rp 300 ribu itu sudah terima bersih sampai alamat,” ujar Syahrul, Senin (21/7/24).
Bongkol yang digunakan biasanya bongkol berukuran besar berdiameter 45 cm hingga 60 cm yang berumur sekitar 20 tahun.
Bongkol tersebut lantas dibersihkan dengan menggunakan alat patil yang menyerupai cangkul berukuran kecil yang ditokok seperti sedang menebang pohon.
“Dibersihkan akarnya sama kulitnya," ujarnya.
Setelah bersih dari akar dan kulitnya, bongkol yang telah bersih kemudian dihaluskan.
"Kita pakai mesin sugu untuk menghaluskan bongkol yang sudah dibersihkan,” lanjut Syahrul.
Selanjutnya setelah bongkol bersih, maka akan diberi lubang dengan berukuran tebal sekitar 2 cm.
Sementara lingkaran bongkol berukuran sekitar 45, 50, dan 60 dengan diameter bawah berukuran sekitar 30 diameter dan tinggi 55 sampai 60 cm.
| Dari Limbah Jadi Oleh-Oleh Mancanegara, UMKM Bengkulu Panen Pesanan Selama Ramadan |
|
|---|
| Dari Dapur Rumah, UMKM Mochica Bengkulu Sukses Kembangkan Dessert Kekinian |
|
|---|
| Kuliner Baru di Bengkulu, Dapoer Soedjati Sajikan Menu Terjangkau Mulai Rp10.000 |
|
|---|
| Pantai Batu Tahu di Bengkulu, Destinasi Unik Favorit Wisatawan Pemburu Sunset |
|
|---|
| Wisata Kuliner Sate Gurita Kaur Dengan View Pantai Linau Jadi Daya Tarik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dol-siap-dipasarkan.jpg)