UMKM Bengkulu
Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia
Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
"Untuk ukuran, sesuai dengan bongkol yang kita dapat. Akan tetapi, biasanya kita buat dari ukuran diameter mulai 45 hingga 60 diameter," jelasnya.
Untuk satu dol, Syahruk membutuhkan 1 bongkol pohon kelapa.
Setelah bongkol selesai dibentuk menjadi badan dol, maka dilakukan proses pengeringan dengan menghabiskan waktu selama satu bulan.
Tujuannya, agar bongkol dapat sempurna saat dibentuk menjadi dol siap pakai.
"Proses pengeringan ini lumayan lama, karena apabila bongkol masih basah atau belum kering sempurna maka bongkolnya akan mengerucut atau mengecil," lanjutnya.
Jika bongkol pohon kelapa masih basah, dol yang dihasilkan tidak sempurna.
Bongkol yang sudah selesai dikeringkan, selanjutnya akan dilakukan pembuatan dol dengan menghabiskan waktu selama satu minggu.
Proses pembuatan dol ini setelah bongkol selesai, maka akan dilakukan pemasangan kulit sapi pada dol yang diperoleh saat hari raya kurban atau Idul Adha.
"Saat kurban (Idul Adha) inilah kita menyetok kulit sapi dengan harga Rp 150 ribu per satu ekor sapi," ungkapnya.
Pemasangan kulit sapi pada bagian atas badan dol menggunakan palu dan paku sampai kulit sapi terpasang sempurna.
Proses pemasangan kulit sapi dilengkapi dengan rotan di sekelilingnya agar lebih kuat.
"Rotan ini dipasang selain mempercantik dol, juga untuk penguat kulit dol agar menghasilkan suara musik yang bagus," katanya.
Setelah pemasangan kulit dan rotan selesai, selanjutnya dilakukan proses pengecatan dan pemasangan tali sebagai pegangan dol.
"Jadi setelah semuanya selesai sempurna dol, siap kita pasarkan dengan harga penjualan mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 4 juta sesuai dengan ukuran dol," pungkasnya.
Masih Dibuat Secara Manual
| Coffee Senja Tempat Nongkrong Favorit Baru di Bengkulu Selatan dengan Nuansa Persawahan dan Pantai |
|
|---|
| Dari Limbah Jadi Oleh-Oleh Mancanegara, UMKM Bengkulu Panen Pesanan Selama Ramadan |
|
|---|
| Dari Dapur Rumah, UMKM Mochica Bengkulu Sukses Kembangkan Dessert Kekinian |
|
|---|
| Kuliner Baru di Bengkulu, Dapoer Soedjati Sajikan Menu Terjangkau Mulai Rp10.000 |
|
|---|
| Pantai Batu Tahu di Bengkulu, Destinasi Unik Favorit Wisatawan Pemburu Sunset |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dol-siap-dipasarkan.jpg)