Kamis, 11 Juni 2026

UMKM Bengkulu

Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia

Menengok Proses Pembuatan Dol, Alat Musik Tradisional Khas Bengkulu yang Mendunia

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Nur Rahmad Sagita
Dol, alat musik tradisional khas Bengkulu yang saat ini sudah mendunia. 

"Untuk ukuran, sesuai dengan bongkol yang kita dapat. Akan tetapi, biasanya kita buat dari ukuran diameter mulai 45 hingga 60 diameter," jelasnya.

Untuk satu dol, Syahruk membutuhkan 1 bongkol pohon kelapa.

Setelah bongkol selesai dibentuk menjadi badan dol, maka dilakukan proses pengeringan dengan menghabiskan waktu selama satu bulan.

Tujuannya, agar bongkol dapat sempurna saat dibentuk menjadi dol siap pakai.

"Proses pengeringan ini lumayan lama, karena apabila bongkol masih basah atau belum kering sempurna maka bongkolnya akan mengerucut atau mengecil," lanjutnya.

Jika bongkol pohon kelapa masih basah, dol yang dihasilkan tidak sempurna.

Bongkol yang sudah selesai dikeringkan, selanjutnya akan dilakukan pembuatan dol dengan menghabiskan waktu selama satu minggu.

Proses pembuatan dol ini setelah bongkol selesai, maka akan dilakukan pemasangan kulit sapi pada dol yang diperoleh saat hari raya kurban atau Idul Adha.

"Saat kurban (Idul Adha) inilah kita menyetok kulit sapi dengan harga Rp 150 ribu per satu ekor sapi," ungkapnya.

Pemasangan kulit sapi pada bagian atas badan dol menggunakan palu dan paku sampai kulit sapi terpasang sempurna.

Proses pemasangan kulit sapi dilengkapi dengan rotan di sekelilingnya agar lebih kuat.

"Rotan ini dipasang selain mempercantik dol, juga untuk penguat kulit dol agar menghasilkan suara musik yang bagus," katanya.

Setelah pemasangan kulit dan rotan selesai, selanjutnya dilakukan proses pengecatan dan pemasangan tali sebagai pegangan dol.

"Jadi setelah semuanya selesai sempurna dol, siap kita pasarkan dengan harga penjualan mulai dari Rp 2 juta sampai Rp 4 juta sesuai dengan ukuran dol," pungkasnya.

Dol yang sudah selesai dibuat.
Dol yang sudah selesai dibuat.

Masih Dibuat Secara Manual

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved