Berita Rejang Lebong
WBP Lapas Curup Tetap Bisa Mengenyam Bangku Pendidikan Secara Gratis, Ada Paket A, B dan C
Warga binaan yang tengah menjalani masa tahanan di dalam Lapas Kelas IIA Curup tetap dapat mengenyam bangku pendidikan. Lapas Curup melalukan terobos
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hafi Jatun Muawiah
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Warga binaan yang tengah menjalani masa tahanan di dalam Lapas Kelas IIA Curup tetap dapat mengenyam bangku pendidikan. Lapas Curup melalukan terobosan agar warga binaan yang tengah menjalani masa tahanan bisa mendapatkan ilmu dan pendidikan yang layak.
Dengan menggandeng PKBM Aljabar, warga binaan dapat melanjutkan bangku sekolahnya dalam melaksanakan pendidikan kesetaraan sehingga bisa mendapatkan ijazah sekolah sebagai bekalnya saat bebas nanti.
Kalapas Kelas IIA Curup, Ronaldo Devinci Talesa mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Lapas Curup dalam memenuhi hak pendidikan yang dimiliki oleh seluruh warga negara tanpa terkecuali bagi warga binaan.
Hal tersebut sesuai dengan UU 22 tahun 2022 tentang Permasyarakatan dimana warga binaan berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran.
"Disini kita bekerjasama dengan PKBM Aljabar untuk membantu warga binaan mengenyam pendidikan," ujar Kalapas.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dalam bidang pendidikan. Tentunya juga bisa bermanfaat bagi warga binaan itu sendiri agar nantinya setelah selesai menjalani masa hukuman dapat menjadikan ijazahnya sebagai bekal dalam mencari pekerjaan.
Pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C untuk warga binaan itu dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun.
"Kita meminta warga binaan untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya, ikuti pelajaran sebaik-baiknya karena akan berguna ketika bebas nanti," lanjut Kalapas.
Di Lapas Curup, terdapat 134 warga binaan yang berminat kembali menempuh bangku pendidikan. Itu karena memang banyak warga binaan yang putus sekolah. Nantinya saat warga binaan tersebut selesai menjalani masa hukumannya, mereka memiliki bekal pendidikan terutama ijazah untuk kembali ke lingkungan masyarakat.
Baca juga: Di Balik Tembok Penjara, Ketika Ruang Literasi Hadir Bagi Warga Binaan Lapas Curup Bengkulu
"Karena memang selama ini banyak yang terbentuk ijazah atau pendidikan, maka dari itu kita memfasilitasi agar warga binaan tetap bisa mengenyam pendidikan,"tutup Kalapas.
Sementara itu, Kepala PKBM Aljabar, Augusti Fi Jannati mengatakan bahwa mereka memang berkomitmen untuk melaksanakan program sekolah gratis mulai dari pendaftaran hingga terima ijazah. Ia mengaku senang dan semangat dapat membantu memenuhi hak pendidikan bagi warga binaan.
Meskipun berada dan sedang dalam masa hukuman, warga binaan tetap mau kembali mengenyam pendidikan.
"Walaupun mereka disini mereka tetap mau kembali belajar, Karena sehabis masa tahanan nanti mereka bisa membawa sebuah kertas yang bisa digunakan untuk masa depannya nanti,"papar Augusti.
Dalam proses pembelajarannya, warga binaan akan mendapatkan kelas sebanyak dua kali dalam satu minggu. Proses pembelajarannya akan dilaksanakan secara daring maupun tatap muka. Terkait tenaga pendidiknya, pihaknya menyiapkan 10 orang untuk memberikan pendidikan kepada para warga binaan.
| Dana Desa Rejang Lebong Tak Kunjung Cair, Perangkat Desa Sudah 3 Bulan Tak Digaji |
|
|---|
| Percantik Danau Mas Harun Bastari, Pemkab Rejang Lebong Kejar Peningkatan Wisatawan |
|
|---|
| Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta, Jamaah Rejang Lebong Siap Berangkat 27 April |
|
|---|
| Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta, 7 Jamaah Rejang Lebong Siap Berangkat 27 April 2026 |
|
|---|
| Pemkab Rejang Lebong Targetkan Pemasangan Lampu Jalan di Talang Rimbo Baru Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Warga-binaan-pendidikan-lapas-curup.jpg)