Kamis, 21 Mei 2026

Kasus Abdul Ghani Eks Gubernur Malut

Tampang Mariya Yesika Mahasiswi 'Spesial' Terima Uang Rp 1,6 M dari Abdul Ghani Eks Gubernur Malut

Bahkan tak main-main, mahasiswi kedokteran ini menerima uang capai Rp1,6 miliar dari Abdul Ghani.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Kolase Mariya Yesika dan Abdul Ghani. Tampang Mariya Yesika Mahasiswi 'Spesial' Terima Uang Rp 1,6 M dari Abdul Ghani Eks Gubernur Malut 

Saat sidang, AGK mengatakan dari 35 nama perempuan, ada yang ia bantu.

"Betul memang ada yang saya bantu," kata GAK saat persidangan

"Nah, dengan begitu biar tahu, jangan sampai uang keluar tanpa sepengetahuan saudara itu diberikan oleh ajudan," kata hakim.

Sementara itu pada sidang sebelumnya pada Kamis (25/7/2024), seorang pegawai bank perempuan berinisial WNT dihadirkan sebagai saksi.

Dalam kesaksiannya, WNT mengaku pernah menerima uang puluhan juta rupiah dari Mantan Gubernur Maluku Utara, AGK.

Ia mengatakan AGK sempat menawarinya biaya kuliah saat menemuinya yang bertugas di salah satu bank di Sofifi. Namun WBT menolak tawaran tersebut

Tapi WNY mengaku menyerahkan rekeningnya ke ajudan AGK yang bernama Ramadhan.

Ada 7 kali transaksi dengan nominal Rp 10 juta serta Rp 5 juta, dengan total Rp 52 juta.

Setelah WNT, Puteri Indonesia asal Maluku Utara tahun 2022, GCK juga dihadirkan sebagai saksi.

Hal ini terungkap pada sidang lanjutan terkait kasus suap AGK yang kembali digelar di Pengadilan Negeri Ternate, Rabu (31/7/2024).

Pada sidang lanjutan, GCK dihadirkan sebagai saksi dan mengaku pernah menerima uang ratusan juta rupiah dari AGK.

Ia dicecar hakim mengenai uang ratusan juta rupiah yang diterima dari AGK, termasuk mengenai hubungannya dengan mantan Gubernur Maluku Utara tersebut.

“Tidak ada hubungan apa-apa yang Mulia,” kata GCK dalam persidangan.

Tak sampai di situ saja, Hakim juga menanyakan lagi tentang uang yang diperolehnya melalui ajudan AGK tersebut.

“Iya pernah yang mulia saya dapat uang tunai dari terdakwa AGK. Seingat saya ada sekitar 10 kali. Rata-rata di atas Rp 50 juta yang Mulia,” jawabnya lagi.

Uang yang dikirim dari AGK itu, kata RCGK, dipakainya untuk kebutuhan pendidikan.

“Uang itu dikirim yang mulia untuk biaya pendidikan saya yang mulia,” kata CGK.

Dalam sidang tersebut, CGK mengaku baru mengenal Abdul Ghani Kasuba, pada tahun 2022 saat mengikuti seleksi Puteri Indonesia.

“Biasanya itu terdakwa beritahu saya melalui telepon kalau ia kirim uang. Uang itu saya tidak minta tapi kalau beliau telpon hanya tanya perihal kepribadian saya hingga kirim uang,” beber Runny.

Artikel Ini Telah Tayang di Bangkapos.com

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved