Kamis, 28 Mei 2026

Rs Medistra Larang Jilbab

Sisi Gelap RS Medistra yang Mengaku RS Internasional Tapi Larang Karyawan Kenakan Jilbab

Sisi gelap RS Medistra, Jakarta yang mengaku sebagai RS internasional tapi justru diduga larang karyawan kenakan jilbab. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Public Domain
Foto RS Medistra. Sisi Gelap RS Medistra yang Mengaku RS Internasional Tapi Larang Karyawan Kenakan Jilbab 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sisi gelap RS Medistra, Jakarta yang mengaku sebagai RS internasional tapi justru diduga larang karyawan kenakan jilbab. 

Padahal RS Medistra ini dikenal sebagai rumah sakit yang pertama kali menggunakan robot VELYS dalam prosedur medis di Indonesia. 

RS Medistra juga memiliki beberapa pusat keunggulan klinis seperti Kardiologi, Ortopedi, Onkologi, Tropical & Infectious diseases, Gastroentero Hepatology. 

Namun sayangnya, baru-baru ini beredar spekulasi bahwa RS Medistra larang dokter dan perawat untuk mengenkan jilbab. 

Hal ini diketahui dari surat protes yang disebarluaskan oleh dokter Diani Kartini. 

Tak berselang lama, surat protes dokter Diani Kartini itu pun langsung viral di media sosial bahkan ketua MUI, Cholil Nafis turut mengomentari.

Sebagai informasi, Diani Kartini merupakan Dokter Konsultan Spesialis Bedah Onkologi (Kanker) yang berpraktek di RS Medistra. 

Namun belakangan dikabarkan, Diani Kartini mengundurkan diri dari Rs Medistra karena protes perihal larangan hijab.

Rumah Sakit Medistra disebut rasis dan melarang penggunaan jilbab, surat protes salah seorang dokter tersebar di media sosial.

Seperti diunggah salah satu akun X @LoneLynx pada Minggu, 9 September 2024.

Unggahan tersebut diserta caption, "Manajemen RS Medistra Rasis terhadap Nakes Muslim yang Berhijab, Dr Diani Mundur."

Isi Surat Protes Dokter Diani Kartini

Selamat Siang Para Direksi yang terhormat. Saya Ingin menanyakan terkait persyaratan berpakaian di RS Medistra. 

Beberapa waktu lalu, asisten saya dan juga kemarin kerabat saya mendaftar sebagai dokter umum di RS Medistra.

Kebetulan keduanya menggunakan hijab. Ada pertanyaan terakhir di sesi wawancara, menanyakan terkait performance dan RS Medistra merupakan RS internasional, sehingga timbul pertanyaan Apakah bersedia membuka hijab jika diterima.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved