Gereja Ilegal di Dharmasraya
Bukan Warga, Gereja Berlantai Tanah di Dharmasraya Ternyata Dibongkar Perusahaan
Narasi bengkok gereja dibongkar warga di Dharmasraya Sumbar. Gereja dibongkar karena berdiri ilegal di atas tanah milik PT SAK di Nagari Sopan Jaya.
TRIBUNBENGKULU.COM - Viral di media sosial, video dengan narasi 'gereja dibongkar warga karena dianggap mengganggu'.
Video tersebut telah dibagikan berulang kali di berbagai platform media sosial.
Salah satunya akun @bacot** yang membagikannya pada Selasa pagi, 3 September 2024.
Video tersebut disertai dengan caption, "Gereja Dibongkar warga karena dianggap mengganggu."
"Jemaat menangis memohon agar gereja berlantai tanah tidak dibongkar❗"
"????di pinggir hutan Dharmasraya, desa Sopan Jaya, Sumbar. (2/9/2024)."
Di dalam video tersebut, terlihat seorang wanita berbaju pink menangis karena ingin menghentikan sejumlah orang yang akan membongkar sebuah bangunan berlantai tanah.
Bangunan tersebut disebut difungsikan sebagai gereja dan menjadi tempat beribadah.
Seperti terdengar dalam video, wanita tersebut mengatakan "Di mana kami beribadah?"
Pada detik ke 23, terlihat seorang pria mencoba menjelaskan kepada wanita tersebut.
"Ini abang ini dia tidak bersalah, tapi apalah daya dia hanya sebagai mandor," kata pria tersebut.
"Ya ini tempat ibadah ini, karena sudah mulai bereaksi untuk pembongkaran, tapi yang duluan membongkar adalah pihak tersebut."
"Itu makanya terjadi ibu ini nangis di depan tempat ibadah yang sudah disediakan di depan base."
"Ya makanya bagi teman-teman semua, tolong dibantu saya."
"Bagaimana jalan solusi terbaiknya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Gereja-dibongkar-karena-berdiri-ilegal-di-Dharmasraya-Sumbar.jpg)