Selasa, 5 Mei 2026

Rocky Gerung vs Silfester Matutina

'Hal yang Biasa' Alasan Rocky Gerung Tetap Santai dan Tersenyum Saat Debat Panas dengan Silfester

Alasan Rocky Gerung tetap santai dan tersenyum saat debat panas dengan Silfester Matutina. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
IG Rocky Gerung
Foto Rocky Gerung. 'Hal yang Biasa' Alasan Rocky Gerung Tetap Santai dan Tersenyum Saat Debat Panas dengan Silfester 

TRIBUNBENGKULU.COM - Alasan Rocky Gerung tetap santai dan tersenyum saat debat panas dengan Silfester Matutina

Selama ini Rocky Gerung memang dikenal kerap menyampaikan kritikan terhadap kebijakan pemerintah di negara Indonesia ini. 

Rocky Gerung bahkan tak segan untuk mengomentari sistem kebijakan Jokowi banyak cawe-cawe. 

Hal inilah yang menyulut emosi Silfester Matutina hingga berujung adu mulut dengan Rocky Gerung

Menariknya, meski Silfester Matutina sampai melontarkan makian, Rocky Gerung justru tetap tenang sembari tersenyum. 

Tak hanya sekali atau dua kali, Rocky Gerung selalu dikenal dengan gaya debatnya yang santai dan tenang. 

Jarang sekali ia sampai tersulut emosi ketika menghadapi lawan bicaranya. 

Sontak hal ini turut mengundang rasa penasaran dari publik. 

Apa yang sebenarnya membuat Rocky Gerung bisa setenang itu meski dicecar dengan lontaran kasar? 

Baru-baru ini terkuak alasan Rocky Gerung kenapa tak terpancing ketika di caci maki oleh Silfester Matutina beberapa waktu lalu. 

Jawaban tersebut disampaikan Rocky Gerung langsung ketika diwawancarai oleh Jurnalis Senior, Hersubeno Arief. 

Rocky menjelaskan bahwa adanya caci maki dalam sebuah debat masih masuk dalam hal yang dapat diterima dan fair.

"Saya dari awal tau, bahwa kemampuan orang untuk mencaci maki saya itu juga disebabkan karena kemampuan saya untuk memberikan kritik kepada junjungan mereka, itu bagi saya fair-fair saja. Yang tidak fair itu misalnya ada pertarungan fisik disitu," kata Rocky. 

"Dalam debat, yang argumennya paling masuk akal, dia yang mesti diterima. jadi kalau ada semacam kemarahan itu ya penanda bahwa kemampuan untuk mengendalikan faktor yang memicu kemarahan itu lemah," sambungnya.

Saat kejadian, diakui Rocky, dirinya telah mengetahui bahwa ada tanda-tanda kemarahan dan dirinya telah mengedepankan kewaspadaan terhadap lawan bicaranya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved