Rabu, 29 April 2026

Aksi Perundungan di Gorontalo

Aksi Bullying di Gorontalo, Korban Dicekoki Miras dan Ditendang Hingga Muntah Darah

Viral di media sosial, video amatir yang memperlihatkan aksi bullying atau perundungan seorang siswa SMKN di Kota Gorontalo.

Tayang:
TribunBengkulu.com/x
Viral di media sosial, video amatir yang memperlihatkan aksi bullying atau perundungan seorang siswa SMKN di Kota Gorontalo. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Viral di media sosial, video amatir yang memperlihatkan aksi bullying atau perundungan seorang siswa SMKN di Kota Gorontalo.

Video amatir tersebut tersebar luas, dan telah dibagikan berulang kali di berbagai platform hingga viral di media sosial.

Salah satunya dibagikan oleh akun @bacot pada Kamis, 12 September 2024 sekitar pukul 2 dini hari.

Video tersebut diberi caption, "Kasus pembullyan di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Gorontalo diangkat ke sosial media (fb) oleh orangtua korban. Yun Lamatenggo," tulis akun tersebut.

"Namun WaKepsek mengatakan "Pemukulan yang terjadi bukan penganiayaan tapi untuk menyadarkan korban."

"Kasus ini sedang tahap penyelidikan. Pelaku sudah diamankan."

Terlihat dalam video tersebut, korban sepertinya dicekoki miras oleh teman-temannya hingga tak sadarkan diri.

Aksi perundungan dengan dicekoki miras itu terjadi di lingkungan sekolah dan masih dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). 

Tidak hanya itu, setelah korban terlihat tidak sadarkan diri, koban lantas disiram dan ditendang.

Dalam bagian lain video, terlihat korban terkapar dan muntah darah.

Dari data terhimpun, sekitar 9 video dugaan perundungan didapati orang tua korban. 

perundungan seorang siswa SMKN di Kota Gorontalo.
Viral di media sosial, video amatir yang memperlihatkan aksi bullying atau perundungan seorang siswa SMKN di Kota Gorontalo.

Dalam video yang dibagikan YL, Ibu korban memperlihatkan upaya perundungan. 

Dalam video tersebut korban terkapar tak berdaya di halaman sekolah. Tak hanya itu,korban terlihat memar di bagian wajah. 

Video tersebut lalu dibagikan ibu korban di akun Facebook. 

YL mengaku selama ini hanya diam dan mengikuti keputusan pihak sekolah. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved