Sabtu, 30 Mei 2026

Penganiayaan Komunitas Punk

'Wajib Take Down' Panitia Event Komunitas Vespa Ancam Polisikan Penyebar Video Congkel Mata

Pihak panitia event komunitas vespa itu meminta para penyebar video untuk segera menghapus video kejadian.

Tayang:
TribunBengkulu.com/X
Pihak panitia event komunitas vespa itu meminta para penyebar video untuk segera menghapus video kejadian. 

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan penganiayaan hingga tindakan mencongkel mata seorang laki-laki, pada 15 September 2024.

Peristiwa tersebut dikabarkan berlangsung saat acara vespa di Lapangan Bina Marga Gunung Putri Bogor, Jawa Barat, yang diunggah akun X @bacottetangga_ pada 19 September 2024.

Dalam video itu tampak seorang pria yang sudah tak berdaya dan terbaring di tanah.

Sedangkan pelaku berdiri di samping badan korban yang terbaring dan nampak menganiaya wajah korban.

Mirisnya, tidak ada yang membantu korban dan acara tersebut terus berjalan.

Kemudian dalam video lain tampak korban terlentang di tanah.

Baca juga: Sadis Pengeroyokan Berujung Congkel Mata saat Acara Komunitas Punk dan Vespa di Gunung Putri Bogor

Kedua mata pria bertato itu sudah berlumuran darah.

Pria itu lalu diangkat oleh peserta lain untuk dibawa ke rumah sakit.

Sedangkan dalam video lainnya, tampak kedua mata korban sudah ditutup perban di rumah sakit.

Korban terlihat masih tak sadarkan diri.

Unggahan video tersebut lantas viral di media sosial dan telah dibagikan berulang kali oleh berbagai akun di platform media sosial.

Tidak hanya itu, video tersebut juga menuai beragam komentar dari warganet yang menilai kejadian tersebut sangat sadis dan mendesak pihak kepolisian segera mengusutnya.

Pihak kepolisian turun tangan mengusut kejadian pengeroyokan hingga berujung congkel mata saat acara komunitas vespa di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Pihak kepolisian turun tangan mengusut kejadian pengeroyokan hingga berujung congkel mata saat acara komunitas vespa di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. (TribunBengkulu.com/x @bacot***)

Kronologi Kejadian

Dari data terhimpun, korban disebut merupakan anggota LSM Garuda Pejuang Masyarakat Indonesia (GPMI) bernama Icang Nasution.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum GPMI Vicky Setiawan mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku.

Ia juga membeberkan kronologi kejadian.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved