Kamis, 23 April 2026

Berita Viral

Imbas 4 Orang Tewas di Kereta Api Fajar Utama, Manajer KAI Ingatkan Aturan dan Bahayanya  

Imbas 4 orang tewas di Kereta Api Fajar Utama, Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon ingatkan aturan dan bahaya beraktivitas di area rel kereta. 

Editor: Rita Lismini
Tribunbengkulu
Foto korban tertabrak di Kereta Api Fajar Utama, Manajer KAI ingatkan aturan dan bahayanya 

PT KAI Daop 3 Cirebon memberikan kesaksian bahwa masinis yang mengemudikan kereta api tersebut, sudah berulang kali membunyikan suara peringatan atau klakson sebelum insiden terjadi.

Informasi ini disampaikan oleh Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Rokhmad Makin Zainul pada hari Minggu (22/9/2024).

"Pada kejadian tersebut kereta api Fajar Utama Solo dari arah Jakarta sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali dan kemudian waktu yang berdekatan dari jalur hilir melintas kereta api Kertajaya Jurusan Surabaya-Pasarsenen dari arah Tanjungrasa namun warga tidak berpindah sehingga temperan tidak terhindarkan," kata Rokhmad

Atas kejadian ini Rokhmad pun menyayangkan insiden ini bisa terjadi.

"Pada kejadian tersebut kereta api Fajar Utama Solo dari arah Jakarta sudah membunyikan suling lokomotif berulang kali dan kemudian waktu yang berdekatan dari jalur hilir melintas kereta api Kertajaya Jurusan Surabaya-Pasarsenen dari arah Tanjungrasa namun warga tidak berpindah sehingga temperan tidak terhindarkan," kata Rokhmad

Penjelasan Polisi

Sebanyak empat orang tewas tersambar kereta api Fajar Utama di KM 88, di Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Minggu (22/9/2024) pagi.

Kapolsek Kotabaru Iptu Suherlan mengatakan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar Pukul 07.00 WIB. 

Identitas empat korban tersebut yakni Anita Andini (37), Muhammad Al Ikhsan (7) dan Ted Alfarizhi yang merupakan warga Kampung Sukaati Timur, Desa Jomin Timur, sedangkan Sahaman (63) warga Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru.

Menurut keterangan saksi, saat itu Anita, Ikhsan, dan Ted melaksanakan olahraga pagi di Perumahan Ariwiga. Ketiganya berniat untuk menyebrang perlintasan rel kereta api dibantu oleh Sahaman yang selesai dari sawah.

"Saat itu mereka berempat akan menyeberang jalur rel kereta api," kata Suherlan saat dihubungi seperti dikutip TribunJabar, Minggu (22/9/2024).

Suherlan menjelaskan para korban saat itu hendak melintas rel.

Kemudian kereta dari arah Cirebon menuju Jakarta, begitu kereta tersebut melintas, empat korban langsung menyebrang, tanpa menyadari ternyata  kereta Fajar Utama dari arah Jakarta menuju Cirebon juga tengah melaju.

"Keempat korban langsung tertabrak," kata dia.

Suherlan mengatakan, tubuh ketiga korban tergeletak di sekitar lokasi kejadian dan satu orang lagi atas nama Ted tersangkut di bagian depan kereta dan dievakuasi di stasiun Tanjungrasa, Desa Tanjung Rasa Kidul, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

"Jenazah para korban pun langsung dibawa ke RSUD Karawang," kata dia (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved