Cek Fakta

Muncul Klarifikasi Wasit Ahmed Al Kaf yang Memimpin Pertandingan Bahrain vs Indonesia, Cek Faktanya

Muncul video klarifikasi wasit Ahmed Al Kaf yang memimpi pertandingan Bahrain vs Indonesia beberapa waktu lalu.

TribunBengkulu.com/X
Muncul video klarifikasi wasit Ahmed Al Kaf yang memimpi pertandingan Bahrain vs Indonesia beberapa waktu lalu. 

Beberapa detik setelah gol tersebut terjadi, barulah Ahmed Al-Kaf meniup peluit panjang.

Bukan hanya kubu Indonesia dan fansnya, banyak pihak dari belahan bumi lain juga menyoroti kepemimpinan wasit itu.

"Dengan kejadian kemarin itu, kami melayangkan surat protes langsung. Saya sudah mengirimkan surat juga kepada Presiden AFC untuk mempelajarinya," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Sabtu (12/10/2024), sebagaimana kutip dari Antaranews.com.

Akan tetapi, beberapa jam setelah itu, AFC menjelaskan belum menerima surat protes dari PSSI tersebut.

Sebagaimana dikutip dari New Straits Times di Malaysia, Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor John membenarkan konfederasi belum menerima pengaduan resmi dari PSSI.

AFC bermarkas di Kuala Lumpur, Malaysia.

Presiden AFC saat ini, yang menjabat sejak 2 Mei 2013, adalah Sheikh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa, berasal dari Bahrain.

Sebelum menjadi orang nomor 1 di AFC, dia adalah Presiden Asosiasi Sepak Bola Bahrain (2002-2013).

Sedangkan Windsor adalah seorang administrator sepak bola dari Malaysia yang ditunjuk menjadi sekjen AFC sejak 2015.

"Kami perlu PSSI untuk mengklarifikasi apa yang mereka keluhkan, apakah itu kinerja, manajemen waktu, atau masalah spesifik lainnya. Kami sudah mendengar berbagai laporan, tapi pengaduan harus detail," tegas Windsor.

Meski demikian, Windsor menjanjikan bahwa laporan wasit, termasuk alasan penambahan menit bermain setelah additional time, akan ditinjau.

"VAR memonitor semua keputusan wasit, dan mereka harus membenarkannya (jika ada protes)."

"Walaupun ofisial pertandingan tidak mengomentari penampilan mereka secara terbuka, tapi tetap diharuskan memberikan laporan rinci kepada FIFA," jelas Windsor.

Dia mengaku pembenahan wasit masih sangat perlu dilakukan.

Windsor menyerukan pelatihan wasit yang lebih baik di seluruh Asia, khususnya di kawasan ASEAN.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved