Arafah Dilabrak Tetangga

'Dia Gak Mau Menghargai' Satpam Komplek Ikut Buka Suara Soal Arafah Dilabrak 5 Pria Tetangganya

Zaenal, satpam komplek Arafah ikut buka suara soal Arafah dilabrak 5 orang pria tetangganya beberapa waktu lalu.

Tangkap Layar Facebook InsertLive/Ist
Zaenal (kiri), satpam komplek Arafah ikut buka suara soal Arafah dilabrak 5 orang pria tetangganya. 

Dengan tiga mobil, garasi rumahnya hanya mampu menampung dua kendaraan, sehingga satu mobil terpaksa diparkir di pinggir jalan. 

"Di cluster aku sebenarnya kecil, cuma ada 8 rumah. Jadi mungkin ini hanya kurang komunikasi saja," ujar Arafah.

Arafah mengungkapkan bahwa dua mobil tersebut miliknya, sedangkan satu lagi milik adiknya, Halda.

"Mobilnya Halda, jadi dia sering keluar masuk untuk kuliah. Setelah didiskusikan, memang maksimal hanya boleh dua mobil karena ada tetangga yang juga mau beli mobil lagi, sementara garasinya hanya cukup untuk satu mobil," ungkapnya.

Menurutnya, kejadian ini hanya kesalahpahaman, apalagi Arafah orang baru sehingga belum terlalu mengenal para tetangganya.

Sebagai solusi, Arafah akhirnya memindahkan salah satu mobilnya ke rumah lain di Depok agar tidak lagi parkir di cluster tersebut.

"Mobilnya tidak menutupi jalan, tapi karena maksimal dua mobil saja di komplek, jadi mobil ketiga aku taruh di rumah di Depok," jelasnya.

Klarifikasi Arafah

Setelah unggahannya viral, Arafah akhirnya memberi klarifikasi.

Menurutnya, kejadian yang dialaminya karena adanya miskomunikasi ia dengan tetangganya. 

Jadi sebenarnya, Arafah punya tiga mobil. 

Dua mobil Arafah parkir di karpot rumahnya dan satu mobil lagi, ia parkir di depan rumah.

"Memang sebenarnya salah komunikasi doang, jadinya aman banget. Aku dan mereka ngomong baik-baik juga pas kemarin,” ujar Arafah di Tendean, Jakarta Selatan, Jumat kemarin. 

"Jadi kemarin tuh gimana sih, panas ketemu panas jadinya ya api banget. Tapi itu sudah aman banget," lanjut Arafah.

Arafah menjelaskan kondisi rumahnya ada di sebuah klaster kecil yang isinya hanya ada beberapa rumah. 

Sebenarnya kata Arafah, warga yang ada di klasternya bisa saja parkir di depan rumah asal tidak menghalangi jalan. 

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved