Arafah Dilabrak Tetangga

'Dia Gak Mau Menghargai' Satpam Komplek Ikut Buka Suara Soal Arafah Dilabrak 5 Pria Tetangganya

Zaenal, satpam komplek Arafah ikut buka suara soal Arafah dilabrak 5 orang pria tetangganya beberapa waktu lalu.

Tangkap Layar Facebook InsertLive/Ist
Zaenal (kiri), satpam komplek Arafah ikut buka suara soal Arafah dilabrak 5 orang pria tetangganya. 

“Kayak orang-orang bilang ya ‘Lu harus punya garasi gini-gini parkir di jalan.’ Itu emang enggak boleh. Cuma itu klaster, klaster kecil banget. Semua di situ mau taruh di depan jalan ya boleh-boleh saja, asal jangan ngalangin jalan,” lanjut Arafah. 

Arafah mengatakan, tetangganya itu protes ia parkir di depan rumah karena ingin membeli mobil satu lagi.

Sehingga tidak mungkin mereka sama-sama parkir di depan rumah karena khawatir menghalangi jalan.

Arafah menegaskan bahwa klaster perumahannya itu bukan lah jalanan umum yang bisa dilewati banyak kendaraan. 

Hanya tamu dan warga yang boleh masuk ke klaster tersebut. 

Ia pun sudah tinggal di perumahan itu jalan dua tahun dan selama ini hubungannya dengan tetangga berjalan baik.

“Bukan jalanan umum, memang jalan buntu. Kita sudah dua tahun di situ bertetangga dan aku tahu banget tetangga aku baik semua. Enggak ada yang resek, sama-sama enak,” kata Arafah.

Arafah mengatakan, ia dan tetangganya itu pun sudah menjalani mediasi. 

Ia mengatakan, unggahan fotonya di media sosial hanya ungkapan rasa takutnya karena pukul 23.00 WIB dihampiri dan dilabrak lima cowok karena parkir mobil.

Untungnya, semua sudah diselesaikan melalui mediasi. 

Arafah dan tetangganya itu telah berdamai. 

Saat ini, kata Arafah, ia memarkir salah satu mobilnya di kediamannya di daerah Depok, Jawa Barat. 

“Jadi kemarin pas mediasi ya sudah, enggak ada yang salah. Enggak ada yang benar," tutur Arafah.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved