Minggu, 26 April 2026

Berita Kota Bengkulu

Kondisi Mega Mall Bengkulu Makin Sepi Pengunjung dan Memprihatinkan

Pernah Berjaya Pada Masanya, Kondisi Mega Mall Bengkulu Makin Sepi dan Memprihatinkan

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Kondisi Mega Mall Bengkulu, pada Jumat (29/11/2024) terpantau semakin sepi pengunjung dan memprihatinkan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU- Pernah berjaya pada masanya, kondisi Mega Mall Bengkulu saat ini semakin sepi dan memprihatinkan.

Terpantau terdapat puluhan ruko kosong di dalam bangunan mall pertama di Kota Bengkulu tersebut, karena ditinggal oleh penyewanya.

Kondisi ruko kosong pada mall dengan 3 lantai tetsebut paling banyak terdapat pada lantai 2 bangunan mall, terutama mengarah ke arah ruang administrasi mall di bagian samping kiri bangunan.

Ruko-ruko yang dulunya sempat menjual pakaian, toko buku, aksesoris, toko jam, dan lain-lain tampak sudah tidak lagi beroperasi.

Hanya tersisa beberapa papan merk toko yang ditinggal oleh penyewa toko sebelumnya di bagian depan beberapa ruko.

Selain kondisi ruko yang sudah banyak kosong, kondisi yang juga cukup memprihatinkan yaitu tetkait jumlah kunjungan yang semakin sepi.

Dari pantauan TribunBengkulu.com di lokasi pengunjung yang datang di mall tersebut juga sangatlah sedikit.

Pemgunjung yang masih cukup ramai hanya terlihat di lantai 3 yang merupakan arena bermain anak, tempat jajanan, arena hiburan dan juga bioskop.

Baca juga: Kondisi Terkini Pusat Perbelanjaan di Soeprapto Bengkulu, Banyak Ruko Kosong Dijual-Pembeli Sepi

Heti salah satu pengunjung Mega Mall berpendapat ada beberapa hal yang membuat Mega Mall semakin hari semkin sepi.

Salah satunya adalah terkait fasilitas untuk nongkrong, layanan pemerintah, serta tempat berbelanja di tempat tersebut yang semakin berkurang.

"Dulu disini ada food court untuk nongkrong, ada supermarket, ada layanan pajak, ada toko buku, yang sekarang semuanya sudah tidak ada lagi. Kemungkinan itu jadi salah satu penyebabnya," ungkap Heti.

Masyarakat yang datang ke Mega Mall saat ini menurut Heti hanya sekedar untuk bermain mengajak anak-anak, atau sekedar nonton bioskop saja.

Sedangkan untuk berbelanja keperluan seperti pakaian dirinya lebih memilih untuk berbelanja secara online, atau di Mall lain yang lebih banyak pilihan.

"Sekarang juga sudah ada mall lain selain mall ini yang fasilitasnya jauh lebih banyak, jadi wajar saja jika mall ini sekarang kondisinya sepi," kata Heti.

Jika dibandingkan dengan dahulu, pembangunan Mega Mall sebelumnya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Bengkulu, karena belum adanya mall di Bengkulu.

Sejak diresmikan oleh pada tahun 2008 lalu, Mega Mall selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat baik dari dalam maupun luar Kota Bengkulu.

Bahkan saat itu hampir tidak ada toko yang kosong karena semuanya diisi oleh pedagang mulai dari pedagang pakaian, toko handphone, toko jam, toko buku, supermarket, bioskop, tempat bermain dan lain-lain.

Mega Mall juga sempat mengalami insiden kebakaran pada tahun 2009, akan tetapi setelah perbaikan kondisinya menjadi ramai kembali.

Insiden kebakaran kedua juga sempat terjadi tepatnya pada tahun 2018 lalu yang membuat sebagian toko yang ada di Mega Mall juga ikut terbakar.

Kejadian tersebut yang menjadi awal mulai berkurangnya pengunjung Mega Mall, ditambah lagi salah satu toko buku terbesar menyatakan pindah dan minimarket yang sering dikunjungi di Mega Mall menyatakan diri bangkrut.

Memasuki tahun 2020 virus Covid-19 masuk ke Kota Bengkulu yang menjadi puncak semakin terpuruknya kondisi Mega Mall Bengkulu.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan sistem belanja online melalui marketplace dan enggan untuk datang langsung ke Mall untuk berbelanja.

Semakin sepinya penjualan di Mega Mall Bengkulu salah satunya dialami oleh Seli salah satu pedagang yang ada di Mega Mall Bengkulu.

Seli mengakui sejak masuknya Covid-19 ke Bengkulu banyak pedagang yang sulit untuk bertahan karena sepinya kunjungan ke Mega Mall.

Akan tetapi dirinya masih berhasil bertahan karena sudah memiliki langganan dan juga kebetulan juga membuka toko di tempat lain.

"Kalau dulu satu hari bisa ratusan orang yang mampir ke toko kami, tapi kalau sekarang sudah tidak pernah lagi seperti itu. Paling hanya ada sekitar puluhan orang saja yang mampir dalam 1 hari," kata Seli.

Sementara itu terkait semakin selinya kondisi Mega Mall Bengkulu TribunBengkulu.com juga sempat meminta tanggapan pihak pengelola mall.

Namun pihak pengelola masih enggan untuk berkomentar terkait semakin sepinya kondisi Mega Mall Bengkulu saat ini.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved