Senin, 8 Juni 2026

Pimpinan Ponpes Cabuli Santriwati

Ponpes di Cikande Ditinggal Santri Setelah Terkuak Pencabulan Santriwati hingga Hamil

Pimpinan ponpes, KH (42) di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang kini telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap santriwati.

Tayang:
Ist
Pondok pesantren di CIkande, Serang, Banten ditinggal santri setelah terkuak kasus pencabulan santriwati. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pondok pesantren (Ponpes) di Cikande, Kabupaten Serang, Banten ditinggalkan para santri dan satriwati setelah terkuak kasus pencabulan terhadap santriwati hingga hamil.

Pimpinan ponpes, KH (42) di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal sejak ponpes itu berdiri pada tahun 2015 banyak santri yang belajar di sana. Namun, sejak awal tahun 2024, ponpes mulai sepi.

"Dulu mah ada 60 sampai 80 santri belajar di sini, tahun-tahun ini mulai sepi," kata warga yang enggan disebut namanya kepada Tribun Banten di lokasi, Senin (2/12/2024).

Ia mengungkapkan, aktivitas tak biasa kerap terdengar di pondok pesantren milik K. 

Warga sering mendengar suara musik saat magrib di ponpes tersebut.

"Mungkin santri pada sadar, kan ini ponpes saat magrib suka terdengar musik keras, terdengar sampai ke rumah saya di belakang. Musiknya koplo," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, warga sering mengikuti pengajian di ponpes tersebut pada malam Jumat.

"Kalau pengajian emang suka ada malam Jumat ramai," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikande, Kompol Andri Surya Kurniawan membenarkan santri di ponpes tersebut jumlahnya sedikit.

"Berdasarkan keterangan Ustaz K santrinya sekarang cuma ada 12 orang, dulu mah katanya rame," katanya.

Sebelumnya diberitakan, warga mengamuk di ponpes milik K karena dia diduga menggauli santriwati berinsial SL (16) hingga hamil. 

Amukan warga tak terbendung hingga membuat ponpes yang berlokasi di tengah sawah tersebut porak-poranda.

Warga juga membakar dua gazebo, merusak bangunan ponpes dan rumah milik K. Saat warga mengamuk pada 1 Desember 2024 Ke melarikan diri.

Namun tak lama setelah itu dia diamankan Polres Serang saat bersembunyi di plafon rumah orangtuanya di Desa Gembor Udik, Cikande.

Pimpinan Ponpes Tersangka Pencabulan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved