Minggu, 19 April 2026

Berita Bengkulu Selatan

BPBD Bengkulu Selatan Kembali Imbau Nelayan Agar Tak Melaut Dulu

Cuaca ekstrem hujan lebat diserta angin kencang di Kabupaten Bengkulu Selatan

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
Kantor BPBD Bengkulu Selatan. BPBD Bengkulu Selatan Kembali Imbau Nelayan Agar Tak Melaut Dulu 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Cuaca ekstrem hujan lebat diserta angin kencang di Kabupaten Bengkulu Selatan menyebabkan beberapa aktifitas diluar ruangan seperti nelayan juga ikut terganggu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan mengimbau kepada para nelayan yang ingin pergi melaut agar dapat berhati-hati, karena diperkirakan akhir tahun hujan lebat dan angin kencang serta gelombang tinggi bisa terjadi.

“Jadi kita terus menerima imbau waspada peringatan dari BMKG Bengkulu, berupa waspada hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi sampai 4.0 M,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bengkulun Selatan Hen Yepi kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (14/12/2024).

Cuaca ekstrem ini sudah terjadi kurang lebih 2 bulan belakang hal ini juga sebagian dari bagian pergantian musim yang disebut dengan musim Pancaroba artinya peralihan musim kemarau ke hujan atau peralihan musim hujan ke musim kemarau.

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Harga Tiket Bus di Bengkulu Terpantau Normal, Pembelian Tiket Masih Sepi

“Ini hal biasa karena pergantian musim makanya saat ini cuaca ekstream dan sering terjadi angin kencang dan gelombang tinggi. Sekali lagi kami imbau kepada masyarakat hindari pohon-pohon besar karena bahan tumbang dan kepada nelayan agar menghentikan aktifitas melautnya sementara, hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak kita inginkan,” kata  Hen.

Sekali lagi Hen mengimbau kepada seluruh masyarakat yang sebentar lagi memasuku hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 agar terus waspada.

Apabila biasanya hari libur ini biasanya banyak masyarakat dan juga pendatang dari luar yang ingin berkunjung dan berwisata agar terus memperhatikan keselamatan baik diri sendiri dan keluarga tercinta.

"Nantinya kami akan selalu berjaga-jaga dan memberi peringatan untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan, seperti wisatawan yang ingin kepangai agar jangan mandi dan mengawasi anak-anaknya untuk tidak bermain di pantai," harap Hen.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved