Kamis, 9 April 2026

Harga Cabai Merah di Seluma Bengkulu Beranjak Naik

Harga Cabai Merah di Seluma Bengkulu Beranjak Naik, Harga Cabai Rawit Turun Rp 10 Ribu Perkilogram

Penulis: Yayan Hartono | Editor: Hendrik Budiman
Yayan Hartono/Tribunbengkulu.com
Kebun cabai merah milik petani di Desa Rimbo Kedui Kecamatan Seluma Selatan 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Harga cabai merah keriting di pasar Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu saat ini mulai beranngsur naik. Sebelumnya Rp 25 ribu Perkilogram, saat ini naik menjadi Rp 30 ribu Perkilogram. 

Ini berbanding terbalik dengan cabai rawit merah. Sebelumnya harga cabai ini mencapai Rp 45 ribu, saat ini telah turun menjadi Rp 35 ribu Perkilogram.

Kepala Dinas Perindustrian perdagangan koperasi dan UKM (Disperindag kop UKM) Seluma Wanharudin melalui pengawas perdagangan Elyta Prisi mengatakan mulai naiknya harga cabai merah keriting ini dikarenakan permintaan masyarakat mulai naik jelang Natal dan tutup tahun 2024.

Sementara harga cabai rawit merah mulai turun dikarenakan petani di Seluma mulai memasuki musim panen, sehingga stok di pasar mulai melimpah.

"Harga cabai merah naik karena permintaan mulai tinggi, sementara petani kita belum panen cabai merah ini. Kalau cabai rawit mulai turun karena telah masuk musim panen, sehingga stok mulai melimpah di pasaran," jelas Elyta Prisi dikonfirmasi pagi ini (18/12/2024). 

Untuk harga cabai merah keriting ini kata Elyta Prisi, diprediksi akan terus naik. Karena cuaca ekstrem masih melanda Kabupaten Seluma. Sehingga diprediksi hasil panen petani tidak akan maksimal di musim panen akhir tahun ini. 

"Jika melihat situasi petani, panen di akhir tahun ini tidak maksimal karena cuaca yang tidak bersahabat. Hujan yang terjadi saat ini sangat berpengaruh," terang Elyta Prisi. 

Walau harga cabai merah keriting ini akan terus naik lanjut Elyta Prisi, namun dipastikan stok dipastikan akan selalu ada mencukupi. Pedagang mendatangkan cabai dari Kabupaten Rejang Lebong. 

"Harga cabai merah ini diprediksi akan naik hingga Januari 2025. Untuk ketersediaan kami pastikan aman, cabai dari Curup akan masuk. Namun demikian kami akan terus pantau dan awasi pergerakan harga ini. Kami akan berusaha agar harga selalu stabil dan terjangkau oleh masyarakat," sampai Elyta Prisi. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved